Guna Tingkatkan Efektivitas Manajemen Sekolah, Jenjang SD di Tanjungpinang Direncanakan ada Dua Wakepsek
PRIMETIMES.ID, TANJUNGPINANG-
Lis Darmansyah, S.H memimpin rapat pembangunan pendidikan bersama Kepala Sekolah se- Kota Tanjungpinang, di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota, Kamis (16/4/2026).
Dalam rapat dibahas mengenai sejumlah program strategis pendidikan, di antaranya implementasi MBG, sarana dan prasarana sekolah, hingga program siswa/siswi mengaji sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik.
Dalam arahannya, Lis menekankan pentingnya penyampaian laporan evaluasi sarana dan prasarana sekolah setiap triwulan.
Evaluasi ini mencakup identifikasi permasalahan di sekolah, kecukupan fasilitas, serta perencanaan kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS).
“Penting bagi kita untuk menjaga manajemen sekolah yang efektif melalui koordinasi yang baik antara kepala sekolah sebagai pimpinan dengan wakil kepala sekolah, tenaga pendidik, serta tenaga kependidikan seperti tata usaha, pustakawan, petugas keamanan, dan kebersihan,” tegasnya.
Perhatian juga terhadap pemeliharaan fasilitas sekolah, khususnya pada perpustakaan, agar sarana dan koleksi buku bacaan terus diperbarui. Di samping itu, keamanan dan kebersihan lingkungan sekolah harus dijaga secara optimal, serta program penghijauan wajib dikedepankan sebagai bagian dari pendidikan berwawasan lingkungan.
Dalam aspek tata kelola keuangan, disampaikan bahwa bendahara sekolah tidak merangkap sebagai guru, guna memastikan profesionalisme dalam pengelolaan anggaran.
Lis juga berpesan kepada kepala sekolah untuk memperkuat manajemen kelas dan fungsi sekolah secara menyeluruh.
“Setiap Kepala sekolah silakan menyusun jadwal rapat rutin bersama komite sekolah minimal setiap 3–4 bulan, terutama pada periode antara kelulusan dan penerimaan siswa baru,” tambahnya.
Ke depan, untuk jenjang Sekolah Dasar direncanakan adanya dua wakil kepala sekolah yang menangani bidang kesiswaan dan bidang lainnya, guna meningkatkan efektivitas manajemen sekolah. Selain itu, sekolah juga diharapkan mampu mempersiapkan cikal bakal atlet sebagai bagian dari pengembangan potensi siswa.
Dalam kesempatan tersebut, Lis mendorong pelaksanaan retreat bagi kepala sekolah sebagai upaya peningkatan kapasitas kepemimpinan.
“Seluruh kepala sekolah juga diingatkan untuk terus meningkatkan komitmen, integritas, serta bekerja secara profesional dalam memajukan dunia pendidikan,” pungkasnya.
(Red)



