Seputar Kepri

Jumat Agung, Polres Bintan Lakukan Pengamanan di Gereja

PRIMETIMES.ID, BINTAN- Hari Wafatnya Isa Almasih (Jumat Agung, red) tentunya menjadi hari bersejarah bagi umat Kristen. Untuk memperingatinya, umat kristen beribadah di gereja.

Saat melaksanakan ibadah memperingati Wafat Isa Almasih, personil Polres Bintan melaksanakan pengamanan di gereja di Bintan yang melaksanakan ibadah, Jumat (29/3/2024).

Untuk wilayah Polsek Bintan Timur, gereja yang melaksanakan ibadah adalah Gereja HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) rogate kijang yang terletak di Kelong Enam, Gereja HKI (Huria Kristen Indonesia) Petra, Gereja GBI (Gereja Betel Indonesia) My Home 22, Gereja GPDI (Gereja Pantekosta Di Indonesia), Gereja GPPS (Gereja Pantekosta Pusat Surabaya) Bukit Sion dan masih ada beberapa bereja lain yang melaksanakan ibadah di wilayah Bintan Timur.

Untuk Wilayah hukum Polsek Bintan Utara, juga dilakukan pengamanan ibadah memperingati Wafat Isa Almasih yaitu Gereja GPIB Hossana yang terletak di Jalan Hang Tuah Komplek KPLP Tanjung Uban Kota, Gereja Kristen Indonesia (GKI) dan banyak lagi gereja lainnya yang melakukan ibadah yang dilakukan pengamanan oleh personel Polri.

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo, S.I.K., M.H melalui Kasi Humas Polres Bintan IPTU Missyamsu Alson menyampaikan bahwa pihaknya menerjunkan personil untuk melakukan pengamanan di beberapa lokasi gereja yang melaksanakan ibadah atau kegiatan lainnya dalam rangka memperingati Wafatnya Isa Almasih.

“Pengamanan yang dilakukan tidak hanya pada keselamatan jemaat saja, juga dilakukan pengamanan terhadap kendaraan jemaat dan arus lalu lintas di sekitar gereja. Hal ini merupakan wujud dedikasi Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, baik itu dalam rangka kegiatan ibadah maupun yang lainnya, dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, atas hadirnya polisi di tengah-tengah masyarakat,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut personil Polres Bintan juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan diri maupun barang berharga lainnya.

Lanjut Alson, seperti saat berkendara, patuhi rambu-rambu lalu lintas, mengunakan helm standar dan melengkapi kelengkapan diri lainnya, serta selalu perhatikan segala macam barang elektronik yang ada di rumah agar benar-benar dipastikan dalam keadaan mati ketika rumah ditinggalkan, guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

“Saat ini di wilayah kita sudah mulai memasuki musim kemarau. Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat, untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Baik itu sengaja maupun tidak disengaja, karna dapat membahayakan serta para pelaku pembakaran juga akan dikenakan sanksi sesuai undang-undang yang berlaku,” tutupnya.

(Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker