Opini

Nikmat Besar Warga Jawa Tengah Jelang Lebaran

Wajar sih kalau warga Jawa Tengah membuat iri warga provinsi lain di Indonesia, apalagi menjelang lebaran ini. Kalau saya lihat, mereka sangat dimanjakan oleh gubernurnya. Seolah-olah mereka tidak dibiarkan merasa kesulitan menjelang hari raya Idul Fitri.

Pertama, soal kebutuhan pokok. Kalau melihat akun media sosial Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saya sering terheran-heran sendiri. Pejabat satu ini seperti gak ada capeknya dalam bekerja. Coba tengok saja, dalam satu hari bisa tiga sampai lima atau bahkan tujuh unggahan. Dan sebagian besar itu adalah kunjungan atau hasil kerja lapangan. Menjelang lebaran ini, pasar jadi tempat yang sering dikunjungi Ganjar. Bahkan sudah sejak jauh-jauh hari warga Jawa Tengah mendapat kepastian kalau semua kebutuhan pokok selama Ramadan dan lebaran harganya normal, beberapa komoditas bahkan mengalami penurunan. Kepastian itu bukan cuma didapat dari gubernurnya saja, Presiden pun ikut memastikan hal tersebut. Artinya kerjaan dari hulu sampai hilir yang Ganjar lakukan di Jawa Tengah menjelang lebaran itu benar-benar beres.

Selanjutnya soal infrastruktur, jalan raya terutama. Nah ini juga yang membedakan Jawa Tengah dengan provinsi lain. Sejak jauh-jauh hari warga Jawa Tengah sudah memperoleh kepastian bahwa H -10 lebaran seluruh pembangunan dan perbaikan jalan raya selesai. Termasuk pembangunan dan perbaikan jembatan-jembatan utama. Dengan kepastian jadwal tersebut, setidaknya sudah memberi rasa lega kepada warga. Yang dikerjakan jelas, pekerjanya juga jelas, anggaran dan targetnya pun jelas. Karena warga butuh kejelasan kenyamanan dan keamanan di jalan waktu lebaran.

Ada lagi kenyamanan yang dirasakan warga Jawa Tengah menjelang lebaran ini, yaitu mudik gratis. Jadi, Ganjar tidak cuma memberi perhatian kepada warganya yang ada di kampung halaman saja, tapi juga yang ada di perantauan. Baik yang ada di Jabodetabek, Jawa Barat sampai Sumatera. Ratusan bus, beberapa gerbong kereta api dan kapal disiapkan Ganjar. Kalau dicatat, sebanyak 10.750 warga Jateng ikut mudik gratis naik bus dari TMII Jakarta. Sebanyak 1.367 warga Jateng yang ada di Sumatera, 1.000 pemudik naik kapal turun di Tanjung Emas serta 1.000 pemudik naik kereta api. Selain itu masih ada puluhan bus pemudik dari Bandung yang dilepas Ganjar menuju beberapa daerah di Jawa Tengah.

Mudik gratis memang banyak dinantikan warga. Dan Ganjar sangat gercep merealisasikan itu. Karena mudik gratis itu bukan sekadar soal ngirit biaya, tapi juga soal keamanan berkendara. Dengan menyediakan mudik gratis itu Ganjar ingin memastikan warganya bisa bahagia ngumpul dengan keluarga di hari raya. Bahkan bukan cuma warga Jawa Tengah saja, warga provinsi lain yang ada di Jawa Tengah juga diberi fasilitas oleh Ganjar untuk mudik secara gratis.

(Sobar Harahap, Penulis Lepas)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker