Isyarat Mercedez Benz “Indonesia” di Seputar Jokowi dan Ganjar
Oleh: Sobar Harahap
Salah satu partai telah mendeklarasikan salah seorang tokoh sebagai bakal capres mereka pada Pemilu 2024 nanti. Hal tersebut cukup menyita perhatian publik.
Namun bagi saya, yang jauh lebih menyita perhatian adalah sikap Jokowi. Di hari yang sama, saat deklarasi bakal capres tersebut, Jokowi memilih menyambangi Ganjar. Bahkan mengajak satu mobil.
Hari itu Jokowi memang kunjungan kerja ke kawasan Industri Terpadu Batang di Jawa Tengah. Namun mengajak Ganjar masuk ke dalam Mercedes Benz dengan plat nomor “Indonesia” yang dinaikinya, adalah hal lain.
Siapapun pasti bisa menerka bahwa itu adalah sikap Jokowi yang tidak langsung merespon aktivitas deklarasi tersebut.
Sejak dulu Jokowi memang sudah akrab dengan bahasa simbol dan isyarat. Saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta misalnya, ia pernah melantik Walikota Jakarta Timur di sebuah kampung kumuh di Kelurahan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur. Dengan cara itu Jokowi tak perlu banyak berkata bahwa walikota yang baru saja mesti bisa menyelesaikan persoalan warganya di kampung tersebut.
Begitu juga di Batang kemarin. Menurut saya, Merzedes Benz berplat nomor “Indonesia” adalah simbol yang sedang dimainkan Jokowi. Dengan mengajak Ganjar naik satu mobil, Jokowi tak perlu mengungkapkan bahwa Ganjar adalah sosok yang dipandang mampu meneruskan kepemimpinannya.
Di acara itu hadir dua menteri yang langsung membidangi. Tapi toh Jokowi memilih mengajak Ganjar. Apakah itu maknanya sinyal dukungan Jokowi pada Ganjar?
Memang, sangat jarang bahkan hampir tidak pernah Jokowi mengajak seseorang dalam satu mobil dinasnya. Kecuali Ibu Negara.
Sikap Jokowi adalah respon yang bagus dan tepat. Artinya Jokowi benar-benar peduli dan memikirkan masa depan bangsa ini.
Indonesia adalah wajah keberagaman, dan siapapun pemimpinnya adalah sosok yang selama ini terbukti mampu menjaga keharmonisan, tidak mementingkan kelompok dan golongannya.
Rasanya-rasanya, Ganjar memang sosok yang paling tepat.



