Hukrim

Curi Kabel PLN, Dua Warga Toapaya Selatan Bintan Diringkus Polisi

PRIMETIMES.ID, BINTAN,
Unit Reskrim Polsek Gunung Kijang berhasil meringkus YP dan SS , warga Desa Toapaya Selatan, Kabupaten Bintan yang sedang beraksi kasus pencurian kabel PLN di area tiang listrik KM. 18 Kelurahaan Toapaya Asri, Sabtu (17/10/20) pagi.

Kapolsek Gunung Kijang, AKP Monang P. Silalahi, S.H didampingi Kasubbaghumas Polres Bintan, AKP. Nurmansyah Lubis dan Kanit Reskrim Polsek Gunung Kijang, Iptu Nyoman A. Mahendra S.tr.K mengatakan, penangkapan merupakan tindak lanjut dari adanya laporan dari pihak PLN Kijang, Kabupaten Bintan yang melaporkan kejadian kehilangan kabel listrik jenis A3C (All Aloy Aluminium Conductor) ukuran 240 mm di lokasi tiang listrik PLN jalan lintas barat KM.18 Kelurahan Toapaya Asri pada hari Senin (12/10/ 2020).

Tim Unit Reskrim Polsek Gunung Kijang pada Rabu (14/10/2020) sekira pukul 21.00 WIB, akhirnya dapat menemukan pelaku bersama hasil curiannya dan bahkan kendaraan roda empat merk Suzuki Ertiga warna hitam yang digunakan untuk membawa hasil curiannya.

“Ternyata tersangka melakukan aksi pencurian kabel listrik dua kali, di tempat yang sama yang pertama dilakukan oleh 3 orang dan yang kedua hanya 2 orang. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut kemungkinan di tempat yang lainpun ada kejadian yang sama,” ucapnya.

Dijelaskannya, kabel listrik A3C ukuran 240 mm hasil curian tersebut digunakan untuk keperluan sehari-hari pelaku.

“Adapun modus yang digunakan, tersangka melakukan aksinya pada waktu malam hari di mana aktifitas masyarakat sangat terbatas dan pelaku pernah berkerja di bagian jaringan PLN dan mengetahui kabel yang dicurinya tidak dialiri aliran listrik,” ujarnya.

Usai diringkus, kedua pelaku bersama barang bukti langsung dibawa ke Polsek Gunung Kijang untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Tersangka pelaku SS diancam dengan Pasal 363 ayat 1 ke (4) dan ke (5) K.U.H.Pidana Juncto UU RI 11 TAHIN 2012 tentang Sistem Peradilan Anak dengan ancaman 7 tahun kurungan penjara. Sedangkan Pelaku YP diancam dengan Pasal 363 ayat 1 ke (4) dan ke (5) K.U.H.Pidana Juncto Pasal 64 K.U.H.Pidana dengan ancaman 7 tahun kurungan penjara ditambah sepertiga ancaman pokok,” pungkasnya.

(Sumber: Humas Polres Bintan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker