Tak Punya Biaya, Seorang Anak di Tanjung Unggat Terkendala Berobat
PRIMETIMES.ID, TANJUNGPINANG,
Seorang anak, Khadira (2,6 thn), balita mungil anak dari Sry (26 thn), terkendala berobat karena orang tuanya tidak memiliki uang untuk membiayainya.
Sry hanya berharap dan menunggu pinjaman dari tempat bekerja suaminya.
“Ya, kami mau membawa anak kami berobat, namun kami tidak ada uang. Kami berharap pinjaman tempat suami kami bekerja. Tapi karena bos suami saya sedang di luar kota, sehingga kami hanya bisa menunggu,” kata Sry, Selasa, (15/10/2019) petang.
“Memang kami ada BPJS. Tapi tunggakannya harus dibayar dulu. Sudah delapan ratus ribu (Rp. 800.000,-, red) tunggakan kami. Uang sebanyak itu tidak ada,” lanjutnya.
Saat media ini menemui keluarga Sry yang tinggal di Jl. Sultan Mahmud Gg. Trafo No. 44, Rt 4/Rt 7, Kel. Tanjung Unggat, Tanjungpinang, tampak khadira merintih kesakitan di saat kambuh, dan Sry ibunya mencoba dengan mengelus-elus perut si balita ini dengan lembut sembari berupaya menenangkan Khadira.
“Kalau saat kambuh, beginilah yang dirasakan anak kami. Sudah lima hari seperti ini,” kata ibunya.
Ibu Khadira menceritakan, awal mulanya penyakit anaknya, oada Rabu (9/10) Khadira terpeleset, mengeluh sakit perut dan kemudian muntah-muntah.
“Kami bawa berobat. Dari rumah sakit dikasih obat demam dan anti biotik,” terang Sry.
Ia pun mengatakan, memang dari pihak RSUD Tanjungpinang menyarankan surat rujukan dokter anak.
“Dugaan dari rumah sakit, anak kami ini terbelit usus, kemungkinan mau dioperasi,” katanya.
(Sumber: Pelita Kepri)



