Peristiwa
Trending

Tersesat di Jalur Pendakian Gunung Puntang Via Pasir Kuda, Mahasiswa ITB Ditemukan Selamat

PRIMETIMES.ID, BANDUNG-
Operasi Pencarian dan Pertolongan terhadap 1 orang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang dilaporkan tersesat di jalur pendakian Gunung Puntang via Pasir Kuda, Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, resmi ditutup, Senin (11/5/2026).

Korban diketahui melakukan pendakian di kawasan Gunung Puntang bersama 2 temannya sebelum akhirnya dilaporkan tersesat dan kehilangan arah di area jalur pendakian.

Setelah menerima laporan kejadian, tim SAR gabungan segera melaksanakan operasi pencarian dengan melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyebutkan, dalam pelaksanaan operasi SAR, unsur SAR gabungan melaksanakan pencarian dengan metode penyisiran jalur pendakian, pemantauan area hutan, serta koordinasi intensif dengan pihak keluarga, rekan pendaki, dan masyarakat sekitar.

“Kondisi medan yang cukup terjal menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan,” ujarnya.

Korban akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh warga di Kampung Leuweng Mangun, Desa Mekarjaya.

Korban segera dibawa ke RSUD Bedas Arjasari untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pendataan lebih lanjut.

“Dengan telah ditemukannya korban, maka Operasi SAR terhadap 1 orang mahasiswa ITB tersesat di jalur pendakian Gunung Puntang via Pasir Kuda Desa Mekarjaya Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung Jawa Barat dinyatakan selesai dan secara resmi ditutup,” pungkas Ade.

Basarnas mengimbau seluruh masyarakat dan pendaki agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, mempersiapkan perlengkapan pendakian dengan baik, menggunakan jalur resmi, serta melaporkan rencana pendakian kepada pengelola atau pihak terkait demi keselamatan bersama.

(S: Basarnas Jabar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker