Peristiwa
Trending

2 Korban Terseret Arus Sungai Cisanggarung Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Ditutup

PRIMETIMES.ID, CIREBON-
Operasi SAR terhadap kejadian kondisi membahayakan manusia (KMM) dua orang terseret arus di Sungai Cisanggarung, Manwunteung, Desa Waled Desa, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, resmi diusulkan ditutup pada hari ketiga operasi (H.3), setelah seluruh korban berhasil ditemukan, Jumat (24/4/2026).

Pada pukul 05.50 WIB, Tim SAR Gabungan menerima informasi dari masyarakat terkait penemuan satu korban di koordinat 6°55’13.85″S 108°44’4.10″E, berjarak sekitar 5 kilometer dari lokasi kejadian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim segera menuju lokasi dan pada pukul 06.20 WIB korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, kemudian dibawa ke RSUD Waled Kabupaten Cirebon.

Dengan ditemukannya korban terakhir, pada pukul 07.30 WIB Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan mengusulkan penutupan operasi SAR.

Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Adapun total korban dalam kejadian ini berjumlah empat orang, dengan rincian dua korban selamat, yaitu Rendi (14) dan David (15), serta dua korban meninggal dunia, Adit (15) dan Dani Hakim (15).

Seluruh korban telah ditemukan sehingga tidak ada korban dalam pencarian.

Operasi SAR melibatkan 37 personel gabungan yang terdiri dari Pos SAR Cirebon, TNI AL Pos Gebang, Koramil Waled, Polair Polres Cirebon, Polsek Waled, Gurila, RAPI, SAR Seroja, serta aparat desa setempat.

Dalam operasi ini, tim didukung sejumlah peralatan di antaranya rescue car double cabin, palsar air, alat selam TNI AL, alat komunikasi, serta perlengkapan APD personel.

Operasi berlangsung dalam kondisi cuaca cerah dengan suhu 23°C dan kecepatan angin 2 km/jam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, S. A. P., M. Si, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang terlibat dalam proses pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

“Kita juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, khususnya saat debit air berpotensi berubah dan arus cukup deras,” ujarnya.

(Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker