Seputar Kepri

Jalasenastri Cabang 5 Korcab I Puspenerbal “Sulap” Kulit Kerang Jadi Kerajinan Bernilai Jual

PRIMETIMES.ID, TANJUNGPINANG,
Kota Tanjungpinang merupakan salah satu kota dengan beragam potensi hasil lautnya. Kerang merupakan komoditas tangkapan nelayan di Tanjungpinang selain ikan dan udang yang dijual secara langsung. Kerang juga sering dijadikan makanan olahan yang lebih bernilai.

“Namun siapa sangka kerang juga menghasilkan limbah, yakni kulit kerang yang sudah tidak dipakai namun dapat dijadikan benda kerajinan tangan bernilai ekonomis,” ujar Ketua Jalasenastri Cabang 5 Korcab I Puspenerbal Gabungan Mabesal (PGM) Lanudal Tanjungpinang, Ny. dr. Hardiyany Mutiar Dani Achnisundani dalam kesempatan bersama Ibu Ketua Jalasenastri Korcab IV DJAB Ny. Ifa Arsyad Abdullah, pada hari Jumat (13/09/2019) saat bersih-bersih pantai Taman Bahari Lantamal IV dalam rangka rangkaian kegiatan HUT TNI AL yang ke-74.

Untuk itu, masih dalam suasana Hari Ulang Tahun (HUT) TNI AL yang ke-74, Jalasenastri Cabang 5 Korcab I PGM Lanudal Tanjungpinang dengan diinisiasi Ibu Dani, belajar membuat kerajinan dengan memanfaatkan limbah kulit kerang laut di ruang Jalasenastri Mako Lanudal Tanjungpinang, Selasa (17/09).

“Dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilan serta inovasi seluruh anggota ibu-ibu Jalasenastri Lanudal Tanjungpinang,” ujar Ketua Jalasenastri Lanudal Tanjungpinang.

“Apabila keterampilan membuat kerajinan dari limbah kulit kerang dijalankan dengan tekun serta sungguh-sungguh, di samping menjaga kebersihan untuk kesehatan lingkungan, juga akan bisa memperoleh penghasilan tambahan untuk membantu perekonomian keluarga,” lanjutnya.

Ia juga mengatakan bahwa keterampilan membuat kerajinan tangan dengan bahan dasar limbah kulit kerang ini juga sebagai bentuk kontribusi Jalasenastri Cab. 5 Korcab I Puspenerbal terhadap Pemerintah dalam pengelolaan sampah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan serta menjadikan sampah sebagai sumber daya.

Dalam kesempatan tersebut, ibu-ibu Jalasenastri yang merupakan istri-istri prajurit Lanudal Tanjungpinang membuat kerajinan atau karya seni dari bahan limbah kulit kerang laut dan papan triplek bekas di sulap menjadi miniatur air mancur yang bertemakan kebaharian dengan nuansa keindahan pemandangan air laut.

“Semangat dan antusiasme ibu-ibu Jalasenastri Lanudal Tanjungpinang dalam mengikuti kegiatan menyulap limbah menjadi karya seni yang bernilai estetika tidak diragukan lagi,” ujar Pembina Jalasenastri Cab. 5 Korcab I Puspenerbal Gabungan Mabesal, Letkol Laut (P) Dani Achnisundani S.H., M.Tr. Hanla., saat meninjau kegiatan tersebut.

“Kegiatan tersebut merupakan kepedulian dan peran aktif Jalasenastri Lanudal Tanjungpinang dalam gerakan nasional memanfaatkan sampah menjadi “emas” untuk mewujudkan Indonesia bersih sampah,” tutup Danlanudal Tanjungpinang.

(Pen Lanudal Tanjungpinang).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker