PRIMETIMES.ID, BANDUNG-
Tim SAR Gabungan menemukan korban yang dilaporkan tenggelam di Sungai Cimanuk, Desa Lohbener, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, pada Kamis (23/7/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian intensif oleh Tim SAR Gabungan, yang dikoordinasikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung melalui Pos SAR Cirebon.
Korban diketahui bernama Nurkasan (55 thn), warga Desa Lohbener RT 04/RW 02 Blok Bojong, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, menjelaskan bahwa korban ditemukan pada pukul 08.50 WIB.
“Setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi menuju rumah duka dan dilakukan identifikasi oleh pihak keluarga. Hasil identifikasi memastikan bahwa jenazah yang ditemukan benar merupakan korban yang selama ini dalam pencarian,” ujar Ade Dian Permana.
Ia menambahkan, setelah korban berhasil ditemukan dan teridentifikasi, seluruh rangkaian Operasi SAR dinyatakan selesai.
“Pada pukul 09.15 WIB kami melaksanakan briefing penutupan operasi SAR yang dilanjutkan dengan debriefing dan evaluasi bersama seluruh unsur SAR yang terlibat. Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR secara resmi kami usulkan untuk ditutup dan seluruh unsur SAR dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ujarnya.
Operasi pencarian melibatkan 57 personel yang terdiri dari Basarnas, Polsek Lohbener, Satpolairud Polres Indramayu, Satpol PP, Kecamatan Lohbener, Aparat Desa Lohbener, Karang Taruna, ERT, Tagana, serta masyarakat.
Dalam operasi tersebut, Tim SAR menggunakan satu unit Rescue Car Double Cabin, satu set peralatan SAR air, satu set alat komunikasi, serta alat pelindung diri (APD) personel.
Ade Dian Permana turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR yang telah bekerja sama dalam proses pencarian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan dan masyarakat yang telah bersinergi selama pelaksanaan operasi,” ujarnya.
(S: Basarnas Jabar)



