Warga Berumur 78 Tahun Hilang di Perkebunan Karet Subang, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

PRIMETIMES.ID, BANDUNG-
Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung menerima laporan mengenai seorang warga yang hilang di kawasan perkebunan karet, Desa Cimayasari, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Korban diketahui bernama Uwen, laki-laki, 78 tahun, warga Dusun II Cihuni RT 13/04, Desa Cimayasari, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang.
Korban dilaporkan pergi ke kebun karet pada Senin (7/9/2026) sekira pukul 16.00 WIB, namun tidak kunjung kembali hingga sore hari.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, S.A.P., M.Si., mengatakan setelah menerima laporan pada Kamis (10/9) pukul 08.25 WIB, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polsek Cipeundeuy untuk memastikan informasi tersebut.
“Setelah informasi kami terima dan dilakukan koordinasi dengan pihak terkait, kami memberangkatkan satu tim rescue untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap korban,” ujar Ade Dian Permana.
Sebelum laporan diterima Kantor SAR Bandung, warga setempat telah melakukan pencarian secara mandiri di sekitar kawasan perkebunan yang biasa didatangi korban. Namun hingga saat ini korban belum ditemukan.
Tim rescue Kantor SAR Bandung diberangkatkan pada Kamis (10/9/2026) menuju lokasi kejadian menggunakan Rescue Car Double Cabin dengan jarak tempuh darat sekitar 131 kilometer.
Operasi SAR melibatkan unsur Kantor SAR Bandung, Unit Siaga SAR Karawang, Polsek Cipeundeuy, aparat desa setempat, serta masyarakat.
Dalam pelaksanaan pencarian, tim membawa sejumlah peralatan SAR, antara lain 1 unit Double Cabin, 1 set peralatan jungle, 1 set alat komunikasi, serta APD personal.
Tim juga menyiapkan dukungan medis dan rencana evakuasi apabila korban berhasil ditemukan.
“Kami mengimbau seluruh unsur yang terlibat agar tetap mengutamakan keselamatan selama proses pencarian. Kami berharap korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,” tambah Ade.
Hingga saat ini operasi SAR masih berlangsung dan perkembangan pencarian akan terus diinformasikan sesuai hasil di lapangan.
(S: Basarnas Bandung)



