Opini

Tetep Putih, Enggak Berubah

Oleh: Sobar Harahap
Saya tidak ikut berada di Gelora Bung Karno. Saya cuma menyaksikan lewat streaming youtube perhelatan temu kangen relawan Jokowi se- Nusantara. Namun kegembiraan dan keseruan acara tersebut, rasanya bisa menular sampai ke penjuru tanah air.

Apalagi ketika Jokowi bicara soal pemimpin yang memikirkan rakyat, yang menurutnya bisa dilihat dari kerutan di wajah dan rambutnya yang putih. Dari jarak 460 KM jauhnya, saya ikut bertepuk tangan mendengar pernyataan itu.

Perkataan Jokowi rupanya juga sempat trending di twitter. Banyak warganet menanggapinya. Bahkan tokoh-tokoh besar semacam Iwan Fals pun ikut meramaikan.

Saya rasa kali ini Jokowi sudah tidak bermain kode-kodean lagi. Ia sudah dengan gamblang menentukan siapa calon presiden pilihannya pada 2024 nanti. Siapa lagi coba sosok rambut putih yang punya elektabilitas tinggi selain Ganjar Pranowo?

Sebagai presiden, Jokowi telah membawa negara ini melompat jauh ke depan. Ia sudah membangun pondasi untuk Indonesia maju. Insfrastruktur ditata sedemikian rupa hingga tidak ada lagi ketimpangan. Bahkan bangsa ini menjadi kian berwibawa di mata dunia.

Tentu saja Jokowi ingin pondasi yang sudah ditata bisa diteruskan oleh pemimpin selanjutnya. Paling tidak pemimpin yang memiliki visi misi yang sama tentang kemajuan. Bukan pemimpin yang bisanya sekedar mengganti-ganti nama dan malah bikin bingung rakyatnya.

Pernyataan Jokowi di GBK kemarin sebenarnya hanya mengisyaratkan dua hal. Pertama ia ingin menegaskan kepada relawannya bahwa yang ia dukung selama ini tetap rambut putih. Tidak berubah. Penegasan ini barangkali perlu disampaikan Jokowi mengingat sempat terjadi riak-riak kecil di arus bawah, sampai-sampai muncul rumor yang mengatakan bahwa Jokowi mendukung yang lain.

Dengan penegasan itu sekarang semuanya menjadi jelas. Bahwa kapal besar Jokowi pada 2024 akan berlabuh pada Ganjar Pranowo.

Kedua, pernyataan Jokowi merupakan pertanda bahwa langkah Ganjar semakin terbuka lebar. Suara Jokowi bagaimanapun tetap mewakili suara rakyat. Komunikasi Jokowi dengan Ketua Umum Megawati sampai hari ini juga masih terjalin harmonis.

Memang diakui bahwa selama ini masih banyak yang meragukan tiket pencapresan Ganjar Pranowo. Tidak sedikit pendukung Ganjar yang masih gamang. Namun pernyataan Jokowi mampu meleyapkan keraguan itu.

Paling tidak itulah yang saya rasakan. Mendengar pernyataan Jokowi, dengan sendirinya tumbuh rasa optimis, bahwa Ganjar tetap bakal ikut berkontestasi dalam Pilpres 2024.

Semua bekal pencapresan memang sudah dimiliki Ganjar. Ia punya gagasan, inovasi, dan prestasi. Hanya Ganjar satu-satunya gubernur yang mendirikan 18 sekolah asrama gratis untuk siswa dari keluarga tidak mampu. Ia juga telah membawa 2.000 desa di Jateng mandiri energi.

Masih banyak juga inovasinya di bidang kesehatan, ekonomi kerakyatan, pertanian, dan lain-lain.

Dan yang terpenting dari sosok Ganjar adalah bukan hanya rambutnya saja yang putih. Namun pendirian dan hatinya juga tetap bersih untuk tegas melawan segala praktik korupsi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker