Lepas Peserta Heritage Run 5K, Lis Ajak Generasi Muda Tanjungpinang Terapkan Pola Hidup Sehat
PRIMETIMES.ID, TANJUNGPINANG-
Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., mendorong generasi muda untuk membudayakan pola hidup sehat, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap sejarah dan budaya melalui kegiatan Heritage Run 5K.
Hal tersebut disampaikannya saat melepas peserta lari di Museum Kota Tanjungpinang Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah (SSBA), Sabtu (10/10/2026).
Heritage Run 5K diikuti oleh pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat di wilayah Kota Tanjungpinang.
Kegiatan diawali dengan senam bersama dan dilanjutkan pelepasan peserta untuk menempuh rute sejauh 5 kilometer.
Lis mengatakan, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi pelajar sekaligus bagian dari rangkaian sempena memperingati Hari Museum Nasional dan Hari Jadi ke- 25 Kota Otonom Tanjungpinang.
Perpaduan olahraga dan pengenalan sejarah diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan generasi muda terhadap museum sebagai tempat pembelajaran warisan budaya.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mengajak generasi muda membudayakan pola hidup sehat sekaligus mengenal lebih dekat sejarah, cagar budaya, dan kekayaan budaya daerah,” ujarnya.
Menurutnya, pengemasan kegiatan yang menarik dan edukatif menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan museum kepada generasi muda.
Museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran yang dapat memberikan wawasan tentang perjalanan dan identitas daerah.
“Fun Run ini dikemas secara menarik dan edukatif. Jadi, bukan hanya berolahraga, tetapi juga memberikan pengalaman dan pengetahuan kepada peserta tentang sejarah serta warisan budaya yang kita miliki,” tambahnya.
Lis mendorong Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bersama pengelola museum untuk terus menghadirkan program inovatif yang memadukan olahraga, edukasi, dan promosi pariwisata.
Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas pengenalan destinasi sejarah sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk menjaga warisan budaya.
“Melalui keterlibatan pelajar, kita berharap kecintaan terhadap sejarah dan budaya daerah semakin tumbuh. Ini juga menjadi bagian dari upaya kita menjaga warisan sejarah agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya,” lanjutnya.
Ia juga menekankan pentingnya publikasi untuk memperluas jangkauan promosi destinasi wisata dan agenda kebudayaan di Tanjungpinang.
Dengan konsep yang berkelanjutan, kegiatan serupa diharapkan mampu meningkatkan daya tarik museum serta memberikan pengalaman positif bagi masyarakat.
“Ke depan, kegiatan kebudayaan dan pariwisata perlu terus dikembangkan agar semakin menarik, memberikan manfaat bagi masyarakat, dan menjadi bagian dari upaya mempromosikan Kota Tanjungpinang,” pungkasnya.
(Red)



