Perahu Katir Karya Berkah Terbalik Dihantam Ombak di Perairan Pangandaran, Tim SAR Cari Satu ABK yang Hilang
PRIMETIMES.ID, BANDUNG-
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung melalui Pos SAR Pangandaran, melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap satu orang anak buah kapal (ABK) Perahu Katir Karya Berkah yang hilang setelah perahu tersebut terbalik di perairan Pantai Barat Pangandaran, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Perahu Katir Karya Berkah yang membawa tujuh orang ABK dihantam ombak besar hingga menyebabkan perahu terbalik.
Dari tujuh orang yang berada di atas perahu, sebanyak enam orang berhasil selamat, sementara satu orang atas nama Supriyanto (40 thn) hingga saat ini masih belum ditemukan dan dinyatakan dalam pencarian.
Setelah menerima informasi kejadian, Basarnas Bandung melakukan koordinasi dengan Pos SAR Pangandaran dan Satpolairud Polres Pangandaran untuk memastikan informasi tersebut.
Setelah informasi dinyatakan valid, Basarnas Bandung melalui Pos SAR Pangandaran memberangkatkan satu tim rescue pada Selasa (11/8/2026) pukul 06.30 WIB untuk melaksanakan operasi SAR.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, S.A.P., M.Si., menyampaikan bahwa tim SAR akan melakukan pencarian terhadap korban dengan mengoptimalkan sumber daya dan peralatan yang tersedia serta berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan di lapangan.
“Tim SAR telah diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian terhadap korban yang masih hilang. Pencarian dilakukan dengan memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang serta mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat,” ujar Ade Dian Permana.
Adapun korban yang berhasil selamat dalam kejadian tersebut yaitu
Warsono (41), laki-laki, Ratiman (31), laki-laki, Saeful Akbar (23), laki-laki, Aep Saepulloh (45), laki-laki, Sukiman (60), laki-laki, Admin (50), laki-laki.
Sementara korban yang masih dalam pencarian yaitu Supriyanto Bin Ahmad Sudiono Alm (40), laki-laki, warga Desa Bojongsari, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran.
(S: Basarnas Bandung)



