Seputar Kepri

Hadir Tuntaskan Masalah Besar, Lis Lobi APBN, Raja Kelola Birokrasi

PRIMETIMES.ID, TANJUNGPINANG- Seperti diketahui, persoalan besar Tanjungpinang adalah minimnya APBD. Karena itulah banyak pembangunan yang terseok-seok hingga membuat kota ini terkesan jalan di tempat.

Untuk mengatasi masalah besar ini, maka pola pikir kepala daerah (Wali Kota dan Wakil Wali Kota) harus beda. Harus lebih maju dan bisa mencari APBN.

Jika hanya mengandalkan APBD, maka akan banyak masyarakat yang korban. Karena banyak permintaan masyarakat yang tidak bisa dipenuhi.

Tak heran lagi jika Musrenbang diadakan, keinginan yang dikeluhkan masyarakat itu-itu saja dari tahun ke tahun.

Pemerintah kesulitan memenuhi semua itu baik masalah jalan, drainase, lampu jalan, kekurangan sekolah, bantuan usaha, dan lainnya.

Untuk mengatasi semua ini, maka harus ada kucuran dana besar. APBN merupakan jawabannya selain investasi untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan.

Kini, Calon Wali Kota dan Wakil Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyah-Raja Ariza hadir untuk mengatasinya.

Lis-Raja bertekad tidak ada lagi masyarakat yang korban akibat minimnya APBD. Mereka akan mencari APBN untuk membantu mengatasi masalah ini.

Lis akan melakukan lobi-lobi ke Kementerian terkait di pusat agar menurunkan program kerjanya di Tanjungpinang.

Lis bersama anggota DPR-RI Dapil Kepri serta partai politik pengusung dan pendukung akan kerja sama untuk menjolok APBN dari pusat.

“Masyarakat harus memahami ini dulu. Masyarakat harus mengetahui, banyak persoalan yang tidak tuntas karena APBD kita kecil. Minim. Kami akan mengatasinya. Pak Lis jago melobi. Pak Lis akan mencari APBN. Karena tanpa bantuan APBN, Tanjungpinang akan gini-gini aja,” ujar Raja Ariza kepada wartawan di suatu tempat di Tanjungpinang, Selasa (10/9/2024).

Karena itu lah, sambung Raja Ariza, dalam visi misi mereka “Tanjungpinang Berbenah”. Semua akan dibenahi.

“Persoalan akan kami selesaikan. Caranya bagaimana? Kami harus gencar mencari APBN,” ujar Raja Ariza.

Raja Ariza mengajak masyarakat untuk memahami visi misi calon kepala daerah. Namun sebelum itu, pahami dulu persoalan utamanya dan upaya untuk menuntaskannya seperti apa.

“Cara berpikir Lis-Raja sangat jauh ke depan. Bukan hanya bisa membelanjakan APBD. Fokusnya harus bisa mendapatkan APBN,” terang Raja Ariza.

Kemudian, sambungnya, APBD yang ada pun harus dibelanjakan tepat guna, tepat sasaran. Karena satu rupiah pun APBD outputnya harus berguna bagi masyarakat.

“Perencanaan yang baik serta dijalankan birokrasi yang baik dan benar, akan membuat realisasi belanja anggaran tepat sasaran,” ujarnya.

Raja Ariza yang sudah berpengalaman di 16 posisi penting di pemerintahan dalam 37 tahun sebagai PNS, akan memastikan belanja uang rakyat ini tepat guna, tepat sasaran.

Karena itulah, pasangan calon ini sangat ideal. Sehingga mereka ini disebut mesin ganda dengan peran masing-masing.

Jika bicara lebih lanjut tentang program Tanjungpinang Berbenah, maka persoalan pendidikan, UMKM, air bersih, masalah kesehatan, infrastruktur, ekonomi, pengangguran, kemiskinan harus sama-sama dibenahi.

Lis-Raja telah menyusun program kerja lima tahun ke depan untuk menuntaskannya. APBD plus APBN plus investasi serta perencanaan dan birokrasi yang baik akan menuntaskannya.

Meski sulit untuk mendongkraknya, namun Lis-Raja akan bekerja keras untuk mengembalikan kejayaan ekonomi yang pernah terjadi di era Lis Darmansyah saat memimpin kota ini.

Saat itu, pertumbuhan ekonomi Tanjungpinang menyentuh angka 7,6 persen. Kini, di angka 4 persen koma sekian. Terjun bebas.

(Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker