Seputar Kepri

Pelajaran Kehidupan dari Raja Ariza: Gigih Sejak Kecil, Tak Kenal Takut

Calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, Gigih Sejak Kecil, Tak Kenal Takut. (Foto: Aji Nugraha untuk Bung Manurung)

PRIMETIMES.ID, TANJUNGPINANG-
Perjalanan hidup Calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza tidaklah selalu mulus. Kendati lahir dari keturunan Pahlawan Nasional, Raja Ariza mengingat betul pahitnya masa kecil yang penuh perjuangan.

Walaupun pernah menduduki belasan posisi Eselon II dan menjabat sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, bukan berarti ia berasal dari keluarga kaya raya.

Ia adalah anak ketiga dari sebelas bersaudara. Kehidupan sulit kala itu menempanya menjadi pribadi yang tangguh dan rendah hati. Kesulitan hidup tak pernah dihindari, melainkan dihadapi dengan penuh ketabahan.

Sejak duduk di kelas I Sekolah Dasar (SD), Raja Ariza sudah terbiasa membantu orang tuanya mencari nafkah.

Ayahnya yang bekerja sebagai pegawai negeri, tak mampu sepenuhnya mencukupi kebutuhan keluarga besar mereka.

“Kami 11 bersaudara, sementara gaji ayah saya saat itu sangat minim. Jadi, semua anak harus membantu,” ujarnya, Kamis (5/9/2024).

Semasa SD di Meral, Karimun, Raja Ariza harus berjualan kue dan roti-rotian keliling kampung.

Dengan berani, ia menawarkan dagangannya dari rumah ke rumah, berjalan kaki tanpa mengenal lelah. Kadang dagangannya laku, kadang tidak, namun ia tetap gigih.

“Setiap pulang sekolah, saya langsung jualan kue. Kalau ada keramaian, saya langsung kesana menawarkan dagangan,” ujar Raja Ariza.

Bagi Raja, menjual kue bukanlah beban, melainkan bagian dari perjuangan hidup yang dinikmatinya. Saat anak-anak lain bermain, ia berjalan berkeliling menawarkan dagangan. Terkadang, jika kuenya sudah habis terjual, ia menggunakan keranjang kue untuk menangkap ikan di pinggir laut.

Saat beranjak usia 6-7 tahun, Raja Ariza kembali menjalani pekerjaan lain, yakni membantu kakeknya menderes (menyadap, red) getah karet di Pulau Durai, Moro Karimun, tempat ia tinggal selama dua tahun.

Setiap pagi buta, ia mengikuti jejak kaki kakeknya ke hutan, belajar cara menderes getah dan menjaga durian saat musim tiba. Di sana, ia terbiasa menghadapi berbagai tantangan alam, termasuk bertemu ular besar di hutan yang tak lagi membuatnya takut.

Tak hanya kehidupan di darat yang ia jalani dengan berani, Raja Ariza juga sering menemani kakeknya berlayar mengarungi lautan malam hari menggunakan perahu layar kecil. Lautan dengan segala tantangannya sudah menjadi bagian dari kesehariannya.

Pengalaman-pengalaman itulah yang membentuk Raja Ariza menjadi pribadi yang kuat, pemberani, dan siap menghadapi tantangan apapun.

Tak heran, sepanjang kariernya sebagai pegawai negeri, ia selalu dipercaya memegang berbagai posisi penting, termasuk saat menjadi Pj Wali Kota Tanjungpinang.

Kini, Raja Ariza kembali mengabdikan diri kepada masyarakat Tanjungpinang dengan maju sebagai calon Wakil Wali Kota bersama H Lis Darmansyah dalam Pilwako 2024.

Pasangan yang dikenal dengan sebutan “Lis-Raja” ini berjanji membawa perubahan, kemajuan, serta kesejahteraan bagi masyarakat Tanjungpinang.

(Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker