Hukrim

Lagi, Satgas Yonkav 10/Mendagiri Gagalkan Penyelundupan BBM dan Miras di Napan

PRIMETIMES.ID, JAKARTA-
Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonkav 10/Mendagiri Pos Napan kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan BBM dan miras menuju wilayah Timor Leste, di Desa Napan, Kabupaten Timor Tengah Utara.

Dalam keterangan tertulis Penerangan Satgas, Senin (5/6/2023), Danpos Napan Letda Kav Al-Draf Serafino Manurung, S.Tr.(Han) mengatakan bahwa upaya penggagalan penyelundupan tersebut berdasarkan informasi warga yang ditindaklanjuti dengan patroli di jalur tidak resmi.

“Saat sedang melaksanakan kegiatan teritorial di wilayahnya, personel Pos Napan mendapatkan informasi terkait adanya kegiatan penyelundupan ilegal di sekitar perbatasan. Menanggapi informasi tersebut maka kami dari Pos Napan menyusun rencana kegiatan patroli disekitar perbatasan RI-RDT,” ujar Sebut Serafino Manurung.

Lebih lanjut diungkapkan, personel Pos Napan berangkat melaksanakan patroli untuk masuk ke wilayah yang direncanakan.

Setelah beberapa saat memasuki melakukan patroli, pada Jumat (2/6/2023) dini hari, personel patroli melihat lima orang tidak dikenal sedang melakukan transaksi di perbatasan.

“Tim patroli langsung menghampiri orang tidak dikenal tersebut, namun seluruhnya melarikan diri ke wilayah Timor Leste,” ujarnya.

Tim lalu melaksanakan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan apakah masih ada barang ilegal yang disembunyikan.

“Ketika dilakukan penyisiran, kami berhasil menemukan barang-barang yang diduga akan diselundupkan ke Timor-Leste berupa miras jenis Habuck sebanyak 24 botol, BBM jenis Pertalite sebanyak 65 liter, BBM jenis solar sebanyak 25 liter, dan minyak tanah sebanyak 25 liter. Barang bukti tersebut kami amankan di Pos Satgas untuk diproses lebih lanjut kepada pihak berwenang,” pungkas Serafino Manurung.

(S: Puspen TNI)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker