Nusantara

Speed Boat Berpenumpang 7 Orang Lost Contact, Basarnas Siagakan Pencarian

PRIMETIMES.ID, MERAUKE, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Merauke, Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) Merauke, Satrol Lantamal XI Merauke, Pos Angkatan Laut Torasi, Koramil Kondo disiagakan untuk segera melakukan pencarian atas belum tibanya sebuah speed boat di tempat tujuan.

Hal ini untuk merespon laporan yang disampaikan oleh komandan Satrol Lantamal XI Merauke yang diterima petugas piket pada pukul 21.00 WIT.

Dalam laporannya, DanSatrol menyampaikan bahwa telah hilang komunikasi sebuah speed boat berpenumpang 7 (tujuh) orang dengan tujuan Kali Torasi.

Speed boat tersebut bertolak dari Dermaga Kantor Kementerian Kelautan Dan Perikanan Merauke pada pukul 08.00 WIT dengan estimasi perkiraan tiba di Torasi pada sekitar pukuLakuka WIT. Namun hingga malam ini speed boat tersebut tidak kunjung tiba.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Rendi selaku pemilik kapal, kapal yang menggunakan 2 (dua) mesin tempel dan berwarna kuning putih tersebut di awaki oleh Edo. Sedangkan penumpangnya antara lain; Farhan, Okta, Sendi, Adi, Thomas, dan Niko.

Besok pagi pada pukul 06.00 WIT, tim SAR gabungan akan mempergunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas Merauke, RIB Satrol Lantamal XI dan Speed Boat masyarakat untuk menyisir rute perjalanan yang diperkirakan dilewati oleh speed boat yang hilang kontak tersebut.

Hal ini dilakukan karena tidak ada informasi di mana posisi terakhir speed boat tersebut.

Malam ini upaya pencarian tetap dilakukan melalui jaring komunikasi dengan daerah-daerah pesisir pantai sampai ke Torasi dengan pertimbangan jika speed boat tersebut mengalami kendala baik dengan mesin maupun kendala lain maka pesisir pantai akan menjadi tempat sandar mereka.

Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke melalui Kepala Subseksi Operasi, Fajar Yuniarto, S.E menyampaikan bahwa personil sejak malam ini sudah disiagakan di dermaga Perikanan Kelapa Lima Merauke untuk pergerakan dini hari esok.

“Personil sudah siap di dermaga malam ini, jadi kita bisa langsung aksi saat mulai terang besok,” ujarnya, Rabu (29/07).

“Kami juga membawa cadangan bahan bakar untuk mengantisipasi kekurangan BBM di laut besok dan bila diperlukan akan dibuka posko lapangan di daerah strategis di sekitar area penyisiran seperti di Tomerau,” tutupnya.

Hingga siaran pers ini dikeluarkan, jaring komunikasi yang dibangun belum membuahkan hasil dan speed boat tersebut masih belum diketahui keberadaannya.

(Sumber: Humas Basarnas Merauke)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker