Belasan Mahasiswa “Merajut Asa” di Pulau Kepala Jeri
PRIMETIMES.ID, BATAM, Belasan mahasiswa yang tergabung dalam komunitas “Jendela Asa” melaksanakan Pengabdian Masyarakat di Pulau Kepala Jeri, Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakang Padang, Batam.
Mahasiswa tersebut mengatakan, gerakan yang dibuat ini tidak dari organisasi manapun, baik itu organisasi internal, maupun eksternal kampus.
“Kita di “Jendela Asa” hanya merupakan kelompok segelintir mahasiswa suntuk di perkotaan yang ingin mengisi waktu luang dengan fokus untuk mengabdi pada masyarakat di pulau-pulau tertinggal guna terwujudnya salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Masyarakat,” kata Zulfikar, perwakilan mahasiswa.
Kali ini, “Jendela Asa” hadir di Pulau Kepala Jeri dengan tema “Asa Anak Pulau”. Kegiatan yang dilaksanakan pada 14-16 Februari 2020 itu menggelar beberapa agenda yang antara lain: lapak baca, mengajar, lomba anak-anak, diskusi bersama beberapa warga, gotong-royong, dan membuat perpustakaan mini guna meningkatkan minat baca orang pulau.
Zulfikar, salah satu Mahasiswa UMRAH yang juga putra daerah pulau tersebut mengatakan bahwa sebagai mahasiswa, sudah seharusnya hari ini melakukan pengabdian.
“Karena ilmu yang kita miliki tidak cukup hanya di ruang-ruang kelas. Ilmu bertemu masyarakat juga tidak kalah pentingnya. Agar kita lebih mengetahui bagaimana bertemu petani,nelayan, dan kuli bangunan,” ujarnya.
Ditambahkannya, mereka dari komunitas jendela asa, melakukan kegiatan ke Pulau Kepala Jeri dengan tujuan untuk meningkatkan minat baca siswa di sana dan meningkatkan kepercayaan diri siswa SD nya.
“Dari belajar bahasa Inggris, mewarnai, menciptakan dan membaca puisi mereka sendiri. Kami bangga dengan semangat siswa di sana, yang antusias, yang membuat kami juga lebih bersemangat. Kami juga membuat pustaka baca, berdiskusi dengan warga setempat,” jelasnya.
Saran untuk kawan-kawan lainnya, lanjutnya, marilah kita buat hal hal yang lebih bermanfaat.
“Kami bersyukur dan berterima kasih dengan warga Kepala Jeri yang telah menerima kami dengan baik,” ujar Syafrizal, Ketua Jendela Asa.
Sementara itu, Ketua RW, Rahmat mengucapkan terima kasih atas niat tulus para mahasiswa yang telah memberikan pengabdian kepada warganya.
“Sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa, yang telah mengabdi di pulau ini dengan keadaan pulau yang akses masuk sungainya susah, jaringan telekomunikasi tidak ada bahkan listrik nyala hanya 6 jam. Karena di zaman sekarang jarang-jarang ada mahasiswa seperti mereka,” ujarnya.
Ia berharap agar gerakan mahasiswa seperti sekarang ini tetap berkesinambungan yang manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh warga.
“Dan harapan kita semoga ke depannya akan ada terus mahasiswa datang kesini, karena pulau ini sangat butuh sentuhan-sentuhan tangan mahasiswa,” pungkasnya.
(BUNG MANURUNG)



