Seputar Kepri

“Pelaku Teror” Masuk Bandara RHF Tanjungpinang, Diduga Membawa “Bom” Dalam Tas

PRIMETIMES.ID, TANJUNGPINANG, Aksi “teror” terjadi di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang pada Jumat, (08/11/2019).

Aksi teror ini berawal dari calon penumpang illegal yang memaksa masuk. Namun aksinya dihalau oleh petugas bandara.

Karena tidak berhasil masuk, pelaku teror pun menyerang dan menyandera petugas bandara.

Suasana Bandara RHF yang semula tenang berubah menjadi panik. Terdengar teriakan histeris dari para calon penumpang yang melihat aksi teror penyanderaan tersebut.

Pihak Bandara pun menghubungi Lanudal Tanjungpinang untuk mengamankan pelaku teror tersebut.

Personil dari Lanudal Tanjungpinang datang dan melakukan negosiasi, namun pelaku teror tersebut menolak dan tetap menyandera petugas bandara hingga ke luar bandara.

Tim elit Kopaska akhirnya diterjunkan untuk melumpuhkan pelaku teror tersebut. Anggota Kopaska pun melumpuhkan pelaku teror tersebut dengan tembakan tepat di bahunya. Pelaku teror tersebut pun tumbang.

Selanjutnya tim dari Kopaska memeriksa tubuh pelaku teror tersebut dan ditemukan bom di dalam tas dan juga di tubuhnya. Namun bom tersebut dapat dijinakkan.

Pelaku teror yang luka tembak dievakuasi tim medis TNI AL dengan pesawat Helikopter TNI AL.

Namun kejadian tersebut tidaklah sungguhan. Kejadian tersebut merupakan salah satu rangkaian Latihan Pengamanan (Latpam) Lanudal Barat TA 2019 yang melibatkan Lanudal Tanjungpinang, Wing Udara 1 Tanjungpinang, Fleet One Quick Response (F1QR), Satkopaska Koarmada 1, Yonmarhanlan IV Tanjungpinang, Avsec Bandara RHF, AMC Bandara RHF, RSAL Midiato Suratani, AirNav Bandara RHF dan Pomal.

“Latpam Lanudal Barat TA 2019 menjadi suatu kebanggaan sekaligus kehormatan karena penyematan tanda peserta dan briefing awal latihan dilakukan oleh Danpuspenerbal, Laksma TNI Edwin S.H., M. Han. Dan ini merupakan latihan yang pertama kali dilakukan oleh Lanudal Tanjungpinang, ” ujar Dansatgas Latpam Lanudal Barat, Letkol Laut (P) Dani Achnisundani, S.H., M. Tr. Hanla.

Harapan kami, lanjutnya, setelah pelaksanaan latihan ini, ada peningkatan profesionalisme prajurit.

“Sehingga harapan komando atas untuk meningkatkan profesionalisme prajurit angkatan laut untuk secara bersama-sama instansi terkait lainnya menjaga keamanan objek vital strategis nasional dapat terwujud melalui doktrin-doktrin latihan pengamanan yang kita lakukan saat ini,” tutup Dani.

(BUNG MANURUNG).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker