Nurdin Basirun Sibuk, Paripurna Ditunda

PRIMETIMES.ID, Tanjungpinang,
Jauh hari telah diagendakan, Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri lagi-lagi ditunda.
Jadwal paripurna yang telah diagendakan pada Rabu (3/7/2019) pagi harus ditunda hingga pada Senin (8/7/2019) mendatang lantaran Gubernur Kepri, Nurdin Basirun melakukan kunjungan ke luar pulau.
Pantauan media ini, ruang sidang utama paripurna yang dihadiri sejumlah 17 anggota DPRD tampak kesal dengan pemerintah provinsi yang dinilai tidak memprioritaskan tujuan dari sidang Penetapan Perda.
Salah seorang anggota DPDR Kepri, Sarafudin Aluan dari fraksi PPP mengungkapkan kekesalannya dalam persidangan tersebut.
“Ketidakhadiran pak Gubernur dalam persidangan pagi ini merupakan bukti tidak adanya keseriusan dalam menjalankan pemerintahan ini” ujarnya dengan nada lantang kepada pemimpin rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak.
Sarafudin menilai perda bangunan berciri khas Melayu penting bagi sebuah daerah untuk menunjukkan identitas daerah tersebut.
Maka untuk itu, lanjut Sarafudin, kami meminta kepada Ketua agar secara tegas mengingatkan Gubernur bahwa agenda rapat Paripurna yang telah diagendakan jauh-jauh hari dapat diprioritaskan Gubernur dibanding kunjungannya keluar pulau.

Menyikapi hal itu, Ketua Dprd Kepri, Jumaga akan mengingatkan Gubernur untuk dapat serius menjalankan pemerintahan.
Sebelumnya Jumaga menilai perda bangunan berciri khas Melayu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat di Provinsi Kepri untuk dapat menjaga dan melestarikan budaya Melayu.
(Blt)



