Kampus

Usai Kawal Pemilu, GMKI Tanjungpinang Ajak Masyarakat Tunggu Hasil Resmi KPU

PRIMETIMES.ID, TANJUNGPINANG,
Pesta demokrasi terbesar di Indonesia telah selesai diselenggarakan pada Rabu, 17 April 2019. Ini merupakan sejarah baru dimana pemilihan serentak dilakukan di seluruh Indonesia dari pemilihan Anggota DPRD kota/kabupaten, DPRD Provinsi, DPD, DPR RI, dan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

Masyarakat di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau sangat antusias dalam menyemarakkan dan mensukseskan pesta demokrasi ini. Hal ini terlihat dari kehadiran masyarakat yang terdaftar di DPT (Daftar Pemilih Tetap) di TPS-TPS. Masyarakat tampak sudah mendatangi TPS mulai dari pagi, pukul 06:00 WIB untuk dapat melakukan haknya sebagai warga negara yang baik, untuk memilih pemimpin dan wakil rakyat untuk 5 tahun ke depan.

Menyikapi hal itu, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Tanjungpinang ikut mengapresiasi pemilu damai yang berjalan dengan aman dan lancar. GMKI Tanjungpinang juga mengirimkan kader-kader terbaik untuk ikut mengawal pemilihan serentak ini.

GMKI Tanjungpinang diwakili oleh Jo Wiliam Tambunan, Mangihut Sihombing, Ina Theresia Situmorang dan lainnya menjadi anggota Bawaslu.

Hal tersebut sejalan dengan pernyataan Ketua Cabang GMKI Tanjungpinang periode 2019-2020, Rediston Sirait untuk ikut memantau pemilu serentak 2019 yang dilakukan di Kota Tanjungpinang.

“Kita mengawal pemilu serentak 2019 setidaknya 35 hari penghitungan suara pasca pemungutan suara, dari hari Rabu, 17 April 2019. Dan hasil resmi baru dapat dilihat atau diumumkan secara resmi oleh KPU paling lama pada 22 Mei 2019,” kata Rediston Sirait, Sabtu, (20/04/2019).

Rediston Sirait juga mengharapkan agar masyarakat Tanjungpinang dapat bersabar dalam menunggu hasil resmi KPU tersebut.

“Saat ini masih dalam tahap penghitungan oleh pihak KPU. Oleh karena itu, kami dari GMKI Tanjungpinang ingin menyampaikan dan meminta kepada semua pihak untuk dapat menjaga kondusifitas dan keamanan sembari menunggu hasil perhitungan suara,” tambahnya.

GMKI Tanjungpinang juga meminta TNI dan Polri untuk tetap menjamin keamanan dan stabilitas hingga seluruh tahapan pemilihan umum serentak ini selesai.

“Kami juga meminta aparat TNI dan Polri untuk tetap memberikan jaminan keamanan selama proses ini berlangsung hingga selesai. Dan kami meminta agar menindak tegas setiap oknum atau pihak manapun yang mencoba mengganggu proses penghitungan suara oleh KPU. Mari kita menghormati setiap tahapan proses pemilu dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang melawan hukum,” ujarnya.

“Kami berharap agar masyarakat memiliki kedewasaan dalam berdemokrasi. Dan apabila ada ketidakpuasan dalam penyelengaraan dan hasil pemilu 2019, dapat melakukan upaya-upaya yang konstitusional dan sah secara hukum,” pungkasnya.

(GIBS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker