Kordias Pasaribu: Marga Adalah Identitas Utama Orang Batak

PRIMETIMES.ID, PEKANBARU,
Wakil Ketua DPRD Riau, Kordias Pasaribu, SH, M.Si mengatakan bahwa orang Batak sejatinya merasa bangga dengan marga yang dimilikinya.
“Marga bisa membantu mengubah nasib, marga bisa mempermudah saat kita menghadapi kesulitan. Marga adalah identitas utama orang Batak, bukan nama depan bahkan bukan gelar,” ujarnya kepada primetimes.id lewat sambungan telepon selulernya pada Sabtu, (16/03/2019).
Pria bersahaja yang termasuk salah satu Tokoh Batak di Riau ini juga mengungkapkan kisah pengalamannya saat merantau di Jakarta puluhan tahun silam. Ia menuturkan bahwa marga terbukti dapat membantu kesulitan di perantauan.
Dirinya menuturkan bahwa saat di Jakarta tahun 98-an dulu ia pernah mengalami kisah menarik saat naik angkot. Kebetulan saat itu uangnya sudah tipis. Pada hari itu ia tidak makan agar uang mencukupi untuk ongkos. Ketika di dalam angkot, Kordias menanyakan marga sopirnya yang saat itu kedengarannya berlogat Batak.
“Marga apa, Lae”, tanya Kordias saat itu.
Dan si sopir kebetulan satu marga dengan dirinya. Saat ia ingin memberikan ongkos, si sopir menolak bahkan memaksanya untuk memasukkan kembali uang itu ke dompetnya.
“Itu salah satu contoh pengalaman saya. Orang Batak yang malu akan etnis Bataknya akan membuat dirinya sendiri menyesal. Tidak ada salahnya menggunakan marga jika kita benar-benar orang Batak,” kata Kordias.
“Jika kita malu jadi orang Batak bahkan menghilangkan marga kita itu sama dangan mematikan lampu di waktu kegelapan. Artinya kita akan menemukan kesulitan untuk mencapai tujuan yang kita inginkan,” jelasnya.
(GIBS)



