Opini

Kepribadian Dan Kepedulian Dr. H. Muhammad Soerya Respationo, SH, MH Tentang Dakwah

Kepribadian Dan Kepedulian Dr. H. Muhammad Soerya Respationo, SH, MH Tentang Dakwah

By: Hamzah Johan

Sebagian orang mengenal Soerya lebih kental sebagai sosok eksekutif karena pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Kepri atau sebagai sosok legislatif karena pernah menjati Ketua DPRD Kota Batam, atau juga sebagai sosok politikus karena menjabat sebagai Ketua Partai.

Namun ada yang mungkin belum mengenal beliau sehubungan dengan dakwah, sosial dan keummatan.

Oleh karena itu saya ingin menceritakan kepada pembaca tentang kepribadian dan kepedulian beliau tentang dakwah, antara lain sebagai berikut:

1. Soerya terkenal dengan pencetus semboyan “SATUNYA KATA DAN PERBUATAN”. Hal ini terinspirasi dari QS. Ash-Shaff ayat 2-3;
“Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.”

Satunya Kata dan Perbuatan berimplikasi pada komitmen, di mana seseorang harus komit (menepati) janji-janjinya. Hal itu dibuktikan oleh beliau ketika sudah berjanji seperti membela legalitas tempat tinggal warga masyarakat, maka beliau berusaha secara tuntas. Contohnya: Kampung Durian, Kampung Belimbing dan tempat-tempat lainnya. Artinya beliau sangat komit dengan janjinya, satunya kata dan perbuatan.

2. Soerya MAMPU BERKHUTBAH. Sebagai seorang dosen pasca sarjana di bidang hukum, beliau punya kemampuan berkhutbah. Hal ini sesuai keterangan dari Kyai H. Mustamin Husain (Ketua Baznas Kepri) bahwa Pak Soerya semasa jadi Wakil Gubernur pernah jadi Khatib Jum’at di Kompleks Kantor Gubernur yang lama karena khatibnya pada waktu itu tidak datang.

3. Mendirikan IPM (Ikatan Persaudaraan Muballigh) Kepri, sebagai Ketua Majelis Agung. Ketua Umum, Mustamin Hussein dengan Sekretaris Umum Syamsul Ibrahim. Dan IPM tersebut tersebar di 7 Kabupaten Kota se- Kepri. IPM Provinsi Kepri digagas oleh 4 orang deklarator, yakni Soerya Respationo, Didi Suryadi, Mustamin Hussein dan Abdul Malik (alm).

4. Menjadi Dewan Pertimbangan diawal terbentuknya PMB (Persatuan Muballigh Batam).

5. Menjadi Dewan Pembina PELITA (Persaudaraan Lintas Agama) Kepri. Pelita ini diketuai Kyai H. Didi Suryadi.

6. Mendorong dan mendukung lahirnya Perda Zakat Kota Batam nomor 03 Tahun 2009 semasa beliau jadi Ketua DPRD Kota Batam. Ketua Panja KH. Didi Suryadi, Sekretaris KH.Mustamin Husein.

7. Dalam Visi Misi dan Rencana Program Kerja Soerya-Iman Cagub-Cawagub periode 2021-2024 diprogramkan berdirinya Islamic Centre, pusat-pusat pendidikan agama Islam di 7 kabupaten kota, serta memberi insentif setiap bulan bagi Imam Masjid, Para Muballigh, guru-guru TPQ dan sebagainya.

Sebenarnya masih banyak lagi kepedulian beliau tentang dakwah.

(***)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker