Seorang Pria di Tasikmalaya Meninggal Dunia di Dalam Sumur, Evakuasi Terkendala Ular

PRIMETIMES.ID, TASIKMALAYA-
Tim SAR Gabungan mengevakuasi satu orang warga bernama Amin (63 thn) yang sebelumnya dilaporkan belum kembali setelah melakukan aktivitas menggali sumur di Desa Jahiang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) di dalam sumur dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, S.A.P., M.Si., menjelaskan bahwa proses evakuasi menghadapi kendala karena terdapat ular di dalam sumur bersama korban.
“Berdasarkan hasil assessment di lokasi, Tim SAR Gabungan dapat mengupayakan proses evakuasi korban. Namun, terdapat ular di dalam sumur sehingga faktor keselamatan personel menjadi pertimbangan utama. Tim kemudian melakukan penanganan terhadap ular tersebut terlebih dahulu sebelum melanjutkan proses evakuasi korban,” ujar Ade Dian Permana.
Tim SAR Gabungan tiba di lokasi pada Selasa (29/9/2026) pukul 19.40 WIB dan langsung melakukan koordinasi serta assessment kondisi di lokasi kejadian.
Pada pukul 19.45 WIB, tim mulai mengupayakan proses evakuasi. Namun, proses tersebut harus ditunda sementara karena adanya ular di dalam sumur yang juga menjadi lokasi korban tertimbun material beton penutup sumur.
Setelah dilakukan penanganan, pada pukul 22.30 WIB ular berhasil diamankan oleh Tim SAR Gabungan. Selanjutnya, tim melanjutkan proses evakuasi korban.
“Setelah ular berhasil ditangani, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan proses evakuasi. Pada pukul 00.05 WIB, korban dievakuasi dan dinyatakan dalam kondisi meninggal dunia,” jelas Ade.
Setelah korban dievakuasi, korban diserahkan kepada pihak keluarga dan langsung dibawa ke rumah duka.
Dengan ditemukannya dan dievakuasinya korban, pada pukul 00.30 WIB Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan evaluasi.
Selanjutnya, operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur SAR Gabungan dikembalikan ke satuannya masing-masing.
(S: Basarnas Bandung)



