PRIMETIMES.ID, KUPANG-
Pasca gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur, Prajurit Petarung Korps Marinir TNI Angkatan Laut bergerak membantu masyarakat terdampak.
Selain pelayanan kesehatan dan bantuan sosial, para prajurit melakukan pembersihan serta pembenahan rumah warga dan fasilitas umum di wilayah Manggarai dan Manggarai Timur, Sabtu (22/8/2026).
Pembersihan menyasar rumah warga, tempat ibadah, puskesmas, sekolah, dan fasilitas umum lainnya. Prajurit bersama masyarakat bergotong royong membersihkan puing dan material sisa bencana agar fasilitas dapat kembali digunakan.
Di bidang kesehatan, Satgas mendirikan Posko Kesehatan di Kecamatan Reo dan Rumah Sakit Lapangan di Posko Waso.
Wadansatgas Letkol Laut (K) drg. Puthut Kuncara Adhi, Sp. Perio., M.Tr.Opsla. memimpin pelayanan medis yang berkolaborasi dengan Puskesmas Dampek, sementara KRI dr. Soeharso turut mendukung penanganan kegawatdaruratan.
Selain itu, Satgas menyalurkan 275 boks paket bantuan sembako kepada warga di Kampung Mahima, Kampung Rabo, dan Kampung Wai Manis.
Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.
Komandan Satgas Penanggulangan Bencana Gempa NTT, Letkol Marinir Achmad Muntohar, S.Hub.Int., CACA., NCRMP., mengatakan seluruh unsur Satgas akan terus memberikan bantuan kepada masyarakat.
Di tempat terpisah, Panglima Korps Marinir Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menegaskan prajurit harus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Laksanakan tugas kemanusiaan dengan penuh keikhlasan dan kepedulian. Bantu masyarakat semaksimal mungkin agar mereka dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitasnya,” tegasnya.
(S: Dispen Kormar)



