PRIMETIMES. ID, JAKARTA-
Cek Kesehatan Gratis (CKG) Anak Sekolah mulai dilaksanakan secara serentak di Kota Tanjungpinang, Senin (3/8/2026).
Program yang digelar Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Tanjungpinang itu menyasar 49.343 siswa jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA/SMK sederajat, baik negeri maupun swasta.
Pelaksanaan CKG melibatkan seluruh puskesmas di Kota Tanjungpinang untuk mendeteksi secara dini berbagai masalah kesehatan pada anak usia sekolah, dehingga dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi lebih serius.
Kepala Dinkes PPKB Kota Tanjungpinang, Rustam, mengatakan CKG bertujuan mengidentifikasi faktor risiko kesehatan, mendeteksi kondisi pra-penyakit, serta menemukan penyakit sejak dini pada siswa berusia 7 hingga 17 tahun.
Melalui pemeriksaan tersebut, petugas kesehatan dapat menemukan berbagai persoalan yang kerap dialami anak sekolah, seperti gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, gigi berlubang, anemia, masalah gizi, hingga kemungkinan adanya penyakit menular maupun tidak menular.
“Pemeriksaan ini juga untuk memastikan kondisi kesehatan fisik dan mental siswa tetap terjaga sehingga mereka dapat mengikuti proses belajar dengan baik,” kata Rustam.
Program CKG Anak Sekolah akan dilaksanakan di 150 sekolah, terdiri atas 85 SD sederajat, 38 SMP sederajat, dan 27 SMA sederajat.
Program ini menargetkan 49.343 siswa sebagai penerima manfaat, meliputi 24.487 siswa SD sederajat, 12.058 siswa SMP sederajat, dan 12.798 siswa SMA sederajat.
“Pada hari pertama, beberapa puskesmas telah melaporkan pelaksanaan CKG di sekolah. Salah satunya Puskesmas Seijang yang menggelar pemeriksaan di SD Negeri 001 Bukit Bestari, Batu 3, Kelurahan Tanjungpinang Timur,” ujar Rustam.
Selain melaksanakan CKG Anak Sekolah, Dinkes PPKB Kota Tanjungpinang juga menggelar Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) melalui pemberian vaksin measles rubella (MR) bagi siswa kelas I SD dan vaksin HPV bagi siswi kelas V SD.
(Red)



