Seputar Kepri
Trending

Jelang Natal, RPL Berbagi Kasih, Cermin Kuatnya Nilai Toleransi di Kota Tanjungpinang

Jelang malam Natal, Bripka Zulhamsyah Putra berbagi kasih dengan para jemaat Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) di Jl. Kampung Nusantara, Kota Tanjungpinang, dengan membagikan beras puluhan karung, nasi kotak, susu dan jajanan. (Foto: BM)

PRIMETIMES.ID, TANJUNGPINANG-
Toleransi, satu kata yang sudah diejawantahkan dengan baik dan benar oleh masyarakat Kota Tanjungpinang sejak dahulu.

Ya, masyarakat Kota Tanjungpinang yang majemuk dengan latar belakang suku, agama, golongan yang berbeda, mampu hidup dengan aman dan damai, berkat kuatnya persatuan dan kesatuan, serta tingginya nilai toleransi di tengah masyarakatnya.

Nilai toleransi ini jugalah yang selalu diterapkan oleh sosok anggota Polresta Tanjungpinang, Polda Kepri, Bripka Zulhamsyah dalam setiap aksi Razia Perut Lapar yang konsisten lima tahun dilakoninya.

Seperti pada hari ini, Rabu (24/12/2025), jelang perayaan malam Natal bagi umat Kristiani, Bripka Zulhamsyah Putra menggelar aksi sosial Razia Perut Lapar (RPL) di halaman Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Philadelpia di Jl. Kampung Nusantara, RT 005/RW 11, Kota Tanjungpinang.

Di lokasi tersebut, Bripka Zulhamsyah Putra membagikan beras puluhan karung, nasi kotak, susu dan jajanan kepada para jemaat GBIS, serta warga lainnya yang berada di sekitar gereja tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini giliran saudara-saudara kita di lingkungan Gereja Bethel Injil Sepenuh di Jl. Kampung Nusantara yang kita razia, (ala RPL, red). Kita berbagi kasih dan sukacita kepada para jemaat. Ini sebagai bentuk toleransi kita sebagai sesama umat beragama,” ujar Bripka Zulhamsyah.

Lanjut Bripka Zulhamsyah, nilai toleransi itu selalu diajarkan oleh almarhumah ibunda tercintanya sejak dahulu saat ia masih kecil dan tinggal di Kampung tua Tanjung Unggat.

“Almarhumah ibu saya sangat menghargai nilai toleransi dalam kehidupan. Beliau mengajarkan itu kepada saya. Dan kita juga memiliki banyak saudara dari latar belakang suku dan agama yang berbeda, ada dari suku Tionghoa maupun Nasrani, kita semua bersaudara,” ujar Bripka Zulham.

Menurut Bripka Zulhamsyah, kegiatan ini tidak hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga tentang menebarkan kebaikan dan kepedulian kepada semua orang, tanpa memandang agama atau suku.

“Bagi saya, semua suku, semua etnis, dan semua agama adalah saudara saya,” ungkapnya dengan penuh kerendahan hati.

Tokoh masyarakat yang juga merupakan Ketua RT 005, Jl. Kampung Nusantara, Adrianus Dura, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kepedulian Bripka Zulhamsyah lewat RPLnya.

“Kami sangat mengapresiasi aksi Bripka Zulhamsyah telah berbagi kasih dan sukacita natal di kampung kami. Semoga Bripka Zulhamsyah bisa menjadi sosok pemimpin yang baik di masa depan,” ujarnya penuh haru.

Sementara Gembala Jemaat Gereja Bethel Injil Sepenuh, Pdt. Sihar Sinaga, juga menyampaikan terima kasih atas aksi Razia Perut Lapar ini.

Gembala Jemaat GBIS, Pdt. Sihar Sinaga (paling kiri) menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas sukacita Natal yang dibagikan oleh Bripka Zulhamsyah Putra. (Foto: BM)

“Sungguh ini merupakan sukacita dan kebaikan natal yang kami terima dari Bripka Zulhamsyah Putra. Mewakili jemaat, kami mendoakan agar Bripka Zulhamsyah senantiasa sehat dan murah rezeki. Tuhan Yang Maha Kuasalah yang membalas semua kebaikannya,” ujar Pdt. Sihar Sinaga.

Melalui kegiatan “Razia Perut Lapar” ini, Bripka Zulhamsyah juga mensosialisasikan Call Center 110 untuk pelayanan Polri dan berbagai peraturan untuk ditaati masyarakat sebagai upaya preventif terhadap aksi kejahatan.

Ia juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung aksi Razia Perut Lapar.

“Terima kasih yang tak terhingga kepada Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi, orang-orang baik yang menitipkan sebagian rezekinya untuk berbagi, dan teman-teman media yang selalu mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Aksi kepedulian Bripka Zulhamsyah ini menjadi contoh nyata bahwa Kepolisian tidak hanya tentang penegakan hukum, tetapi juga sebagai penolong, membantu dan melayani masyarakat dengan setulus hati.

(Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker