PRIMETIMES.ID, TANJUNGPINANG-
Polresta Tanjungpinang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin Seligi 2025”, di Lapangan Bhayangkara Polresta, Jumat (19/12/2025).
Apel dipimpin Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi bersama Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH serta dihadiri Wakil Wali Kota, unsur Forkopimda, TNI, Polri, dan instansi terkait.
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi mengatakan apel gelar pasukan digelar untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana selama Operasi Lilin Seligi.
“Apel ini untuk memastikan seluruh personel dan sarana pendukung siap digunakan selama pengamanan Natal dan Tahun Baru, sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” ujar Hamam.
Pengamanan meliputi arus mudik, kegiatan liburan, serta ibadah Natal di gereja. Sebanyak 291 personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, dan unsur pendukung dikerahkan selama operasi yang berlangsung 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
“Pengamanan difokuskan di gereja, tempat wisata, pelabuhan, dan bandara karena menjadi titik aktivitas masyarakat, termasuk antisipasi balap liar yang kerap terjadi saat libur sekolah,” sebutnya.
Selain itu, kepolisian menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem berdasarkan informasi BMKG.
“Kami menyiapkan tenda pengungsian, layanan kesehatan, hingga dapur umum sebagai langkah kesiapsiagaan,” tambahnya.
Pengamanan khusus juga dilakukan pada waktu tertentu, seperti ibadah Natal dan malam pergantian tahun. Pengamanan di gereja meliputi sterilisasi lokasi, penempatan personel, serta patroli mobile.
“Di Tanjungpinang terdapat 45 gereja, delapan di antaranya gereja besar. Seluruhnya mendapat pengamanan yang sama tanpa perbedaan,” ujarnya.
Sementara itu, Lis menyampaikan bahwa Pemko Tanjungpinang siap mendukung pengamanan Natal dan Tahun Baru bersama TNI dan Polri.
“Kami menyiapkan dukungan sarana prasarana serta melibatkan perangkat daerah seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan BPBD,” sebutnya.
Menurutnya, pengamanan Natal dan Tahun Baru tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.
Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak menjaga kebersamaan dan kekompakan selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Keamanan hanya bisa terwujud jika semua pihak saling bekerja sama. Mari jaga kekompakan dan jangan sampai hal kecil merusak suasana,” harapnya.
Lis turut mengimbau masyarakat untuk memperhatikan keamanan lingkungan selama libur akhir tahun.
“Saat melaksanakan ibadah atau meninggalkan rumah, matikan aliran listrik yang tidak diperlukan agar tidak memicu kebakaran dan kejadian yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
(Red)



