Peduli Rakyat, Prengki Simanjuntak Kembali Urus 50 NIB Pelaku UMKM di Tanjungpinang dalam Sepekan

PRIMETIMES.ID, TANJUNGPINANG-
Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Prengki Simanjuntak, S.IP benar-benar sangat peduli dengan rakyat kecil, terutama khususnya para pelaku usaha kecil.
Hal itu ia buktikan dengan turun tangan langsung mendaftarkan izin usaha sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Tanjungpinang.
Pendaftaran tersebut dilakukan melalui Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) atau Perizinan Berusaha Berbasis Risiko agar mendapatkan izin usaha berupa Nomor Induk Berusaha (NIB).
Pria ramah yang juga adalah Ketua Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kota Tanjungpinang tersebut mengatakan, sejak tahun 2023 lalu, dirinya kerap mengurus izin usaha NIB para para pelaku UMKM.
“Tahun ini adalah kali ketiga saya mengurus NIB UMKM. Selama sepekan terakhir ini ada lebih kurang 50 orang pelaku UMKM yang kita urus di OSS. Sebelumnya ada ratusan di tahun 2023 dan 2024 hingga mendapat bantuan dari Pemerintah. Pendaftarannya cukup mudah, tinggal dipersiapkan KTP dan nomor WhatsApp. Kalau tidak ada NPWP juga bisa. Pengurusannya gratis,” ujar Prengki Simanjuntak kepada Primetimes.id, Selasa (8/9/2025).
Ketua Partai Hanura Kecamatan Tanjungpinang Timur itu juga menuturkan, NIB merupakan administrasi penting sebagai bukti kepemilikan usaha pelaku UMKM.
Selain itu, lanjutnya, NIB tersebut juga salah satu persyaratan jika ada program bantuan dana UMKM dikucurkan oleh pemerintah
“Saya senang kalau saya bisa ambil bagian di tengah-tengah masyarakat membantu mendaftarkan usaha warga. Semoga warga yang kita urus mendapatkan bantuan jika ada bantuan dana UMKM dari pemerintah,” ucapnya.
Menurut Prengki, pemberdayaan dan pengembangan para pelaku UMKM sangat penting dilakukan agar ekonomi dan kesejahteraan warga meningkat.
“UMKM ini merupakan jantungnya ekonomi. Kenapa ekonomi di beberapa negara mengalami masa sulit sedangkan di Indonesia baik-baik saja? Karena Indonesia memberdayakan pelaku UMKM nya, karena pemerintah selalu membantu, mendukung dan memfasilitasi pelaku UMKM. Memang betul bahwa perusahaan-perusaahan besar menciptakan lapangan kerja, akan tetapi hampir 97 % angkatan kerja itu ada di UMKM,” pungkasnya.
(Red)



