Hukrim

Lagi, Residivis Pedofilia Makan Korban, Ditangkap Unit Reskrim Polsek Bintan Utara

Kapolsek Bintan Utara Kompol Suwitnyo didampingi oleh Kasatreskrim Polres Bintan AKP Marganda Pandapotan, SH (kiri) saat memimpin konferensi pers pengungkapan kasus pencabulan terhadap anak bawah umur di yang dilaksanakan di Mapolres Bintan Utara, Jumat 19/5/2023. (Foto: Humas Polres Bintan)

PRIMETIMES.ID, BINTAN-
Seorang pelaku pedofilia berinisial AG alias OA (41 thn) kembali berulah dengan makan korban sebanyak 3 orang anak.

Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur (pedofilia) tersebut terungkap dalam konferensi pers yang dilakukan oleh Polsek Bintan Utara, Polres Bintan pada Jumat (19/5/2023) siang.

Konferensi pers dipimpin oleh Kapolsek Bintan Utara, Kompol Suwitnyo, S.H yang didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Marganda Pandapotan, S.H, Kanit Reskrim IPTU Maidir dan Kasi Humas Polres Bintan, IPTU Missyamsu Alson.

Kapolsek Bintan Utara Kompol Suwitnyo, S.H menjelaskan perkara tersebut terungkap setelah adanya laporan dari salah satu orang tua korban, selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap tersangka pada Kamis (11/5/2023).

Setelah dilakukan pemeriksaan terungkap bahwa tersangka mengakui telah melakukan perbuatan cabul terhadap 3 orang anak laki-laki yang berusia 9 sampai 11 tahun, dengan cara mengiming-imingi uang antara Rp5000.- sampai Rp10.000.-.

“Untuk lokasi kejadian ada yang di rumah tersangka dan beberapa tempat lainnya di Kecamatan Bintan Utara,” ujar Kompol Suwitnyo.

Tersangka sebelumnya sudah pernah dihukum selama 18 bulan penjara dalam perkara yang sama dan bebas pada tahun 2010 lalu.

“Tersangka juga di masa kecil sewaktu berumur 9 tahun pernah menjadi korban juga sewaktu di Jakarta”, tambah Kapolsek Binut.

Masih kata Kapolsek Binut, pengakuan dari tersangka, ia melakukan perbuatan pencabulan terhadap korbannya sudah berulang kali. Para korban, rata-rata sudah lebih dari satu kali dicabulinya yang dijadikan untuk memuaskan nafsu bejatnya oleh tersangka.

”Untuk korban diperkirakan lebih dari tiga orang, namun keluarga korban yang melapor baru tiga orang dan kita masih mendalami kasus ini sehingga terungkap semua korbannya. Kami berharap kepada orang tua atau keluarga yang pernah anaknya menjadi korban agar segera melaporkan ke Polsek Bintan Utara untuk ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Lebih jauh langkah diambil oleh Polsek Bintan Utara guna mengantisipasi terjadinya kasus serupa, mengingat tersangka identik pernah menjadi korban, pihak kepolisian sudah berkoordinasi dengan pihak kementerian, Dinas Sosial Kabupaten dan pekerja sosial dalam melakukan pendampingan terhadap korban serta melakukan pembinaan secara psikologis bahkan psikiater juga turut ambil bagian.

Atas perbuatannya, tersangka terancam dengan pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76E Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 Tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

“Dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda sebanyak 5 miliar rupiah dan bisa bertambah karna dikenakan pasal pemberatan yakni perbuatan yang berulang,” tutup Kompol Suwitnyo.

(S: Humas Polres Bintan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker