Kesehatan

Cegah Varian Omicron Masuk Kepri, Brigjen TNI Jimmy: Segala Usaha Kami Lakukan Semaksimal Mungkin

PRIMETIMES.ID, BATAM-
Tim Satuan Tugas Khusus (Satgassus) penanganan pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Covid-19 daerah perlintasan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di bawah kendali Komandan Resor Militer (Danrem) 033/Wira Pratama (WP), Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Jimmy Ramoz Manalu, menyampaikan bahwa belum ditemukan Covid-19 varian baru Omicron pada PMI yang pulang ke Indonesia melalui jalur Batam, hingga Sabtu, 15 Januari 2022.

Adapun data tim Satgassus PMI menyebutkan bahwa, sebanyak 180 PMI kembali masuk ke Indonesia melalui pintu Pelabuhan Internasional Feri Batam Center dan Harbour Bay, pada Jum’at, 14 Januari 2022.

180 PMI itu terdiri dari 124 orang yang datang dari Malaysia dan 56 dari Singapura.

Sementara, total penghuni yang dirawat di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulang Galang, Batam, karena positif Covid-19 tercatat sebanyak 247 orang dan masih ditangani.

Jumlah ini terdiri dari 162 laki-laki dan 85 perempuan dengan okupansi sebesar 53,70 persen dari penurunan data sebelumnya.

Danrem 033/WP melalui Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 033/WP, Mayor Infanteri (Inf) Reza Fahlevi, Jum’at (14/1/2022), mengatakan, ke semua PMI yang datang tersebut dinyatakan negatif Covid-19 setelah menjalani dua tahapan tes, yakni antigen dan swab polymerase chain reaction (PCR) pertama.

“Mereka dinyatakan negatif, setelah menjalani tes swab antigen dan PCR pertama,” kata Mayor Inf Reza.

Terhadap penanganan PMI, dijelaskan Kapenrem 033/WP bahwa, pihaknya sudah melakukan segala upaya dengan semaksimal mungkin, terlebih dengan adanya varian baru yang masuk ke Indonesia.

“Harapan kita semua, agar virus Covid-19 baru Omicron ini tidak menyebar. Segala usaha akan kami lakukan semaksimal mungkin, dalam penanganan PMI ke Indonesia,” ujar Kapenrem 033/WP.

(S: Penrem)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker