Hukrim

Prajurit TNI AD dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Ganja

PRIMETIMES.ID, JAKARTA-
Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Pos Pitewi dan personil Bea Cukai menggelar kegiatan sweeping yang digelar di Jalan Lintas Pitewi menuju Kampung Kriko di depan Pos Pitewi Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom.

Kegiatan ini berhasil menggagalkan penyelundupan 11 kantong plastik paket besar ganja kering seberat 800 gram.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Letkol Inf Muhamad Erfani, S.H.,M.Tr(Han), dalam keterangan tertulisnya di Distrik Muara Tami Jayapura, (12/5/2021).

Dansatgas mengatakan, kegiatan ini adalah sweeping gabungan antara personil Satgas Pamtas 131/Brs bekerja sama dengan Bea Cukai dengan kekuatan 8 orang TNI dan 4 orang dari Bea Cukai.

Menurut Dansatgas, pelaku ditangkap saat melintas di depan pos dengan menggunakan kendaraan motor Honda Beat warna putih.

Dari tangan pelaku ditemukan 11 bungkus daun ganja kering terdiri dari 8 bungkus menggunakan plastik warna bening dan 3 bungkus plastik warna hitam yang disimpan di kap bagian bawah motor.

Dari keterangan pelaku, rencananya ganja tersebut akan dijual kembali di wilayah Apepura, Kota Jayapura.

“Saat ini 1 orang pelaku dan barang bukti 11 paket ganja 800 gram, uang tunai Rp 170, 2 buah korek api, 1 motor beat warna putih, 1 karung daun singkong, 1 karung singkong dan 1 karung sagu basah sudah di serahkan kepada pihak berwenang,”ujar Dansatgas.

Dansatgas juga menjelaskan, dalam upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan, pihaknya rutin menggelar kegiatan sweeping di seluruh jajaran Pos Satgas Pamtas RI- PNG Yonif 131/Brs.

“Hal ini bertujuan untuk mencegah peredaran dan keluar masuknya barang-barang ilegal di wilayah Jayapura,” tegasnya.

Sementara itu Robinsar Samosir, Kasi penindak Bea Cukai, sangat mengapresiasi kerja sama yang dilakukan oleh Satgas Yonif 131/Brs khususnya Pos Pitewi dengan Bea Cukai.

“Saya berterima kasih banyak atas bantuan yang diberikan personel Satgas Pamtas Yonif 131/Brs pada kami dalam upaya mencegah barang-barang ilegal yg masuk dari PNG ke wilayah Indonesia,” tandas Robinson Samosir.

(S: Dispenad)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker