Hukrim

Terungkap! Ini Motif Kasus Pembunuhan Seorang Wanita di KM 8 Tanjungpinang

PRIMETIMES.ID, BATAM-
Tim dari Gabungan Polda Kepri yang terdiri dari Dit Reskrimum Polda Kepri, Polresta Barelang dan Polres Tanjungpinang berhasil mengamankan seorang tersangka tindak pidana pembunuhan berinisial HSL alias H.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si., didampingi oleh Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto, S.Sos., S.Ik., saat Konferensi Pers di Mapolda Kepri, Jumat (15/1/2021).

“Tindak pidana pembunuhan tersebut terjadi pada 12 Januari 2021 sekira pukul 02.30 WIB di Jalan WR. Supratman KM. 8, Kota Tanjungpinang dengan korban seorang perempuan berinisial RM (30 thn) dan tersangka pembunuhan tersebut berinisial HSL alias H yang merupakan residivis kasus pencurian kendaraan sepeda motor yang bebas pada tahun 2015,” ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.

Kasus ini berawal pada tanggal 11 Januari 2021 sekira jam 15.00 WIB. Saat itu HSL melakukan pengamatan terhadap rumah kos korban yang berjarak kurang lebih 20 meter dari bengkel tempat kerjanya. Setelah melakukan pengamatan kemudian pada tanggal 12 Januari 2021 sekitar pukul 02.00 WIB HSL dari tempat tinggalnya menuju ke kosan korban dan masuk dengan cara mencongkel jendela di lantai dasar dengan obeng kemudian naik kelantai dua menuju kamar kos korban yang pada saat itu pintu kamar korban tidak terkunci.

“Kemudian tersangka mengambil barang-barang milik korban,” ucap Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.

Setelah mengambil barang milik korban, lanjutnya, kemudian HSL membuka selimut korban yang sedang istirahat tidur dan korban terbangun. Melihat hal tersebut pelaku langsung mencekik leher korban, namun korban melakukan upaya perlawanan dengan mengambil sebuah pisau yang ada di samping tempat tidurnya.

“Terjadi perebutan sajam jenis pisau tersebut. Pelaku merampas kemudian melemparkan sajam tersebut. Tersangka terus melakukan pencekikan dan membekap mulut korban hingga mengeluarkan darah dari mulutnya dan tidak sadarkan diri,” lanjutnya.

Kemudian HSL memeriksa denyut nadi korban dan menyakini bahwa korban sudah tidak bernyawa.

“Setelah menjalankan aksinya, HSL alias H meninggalkan kos korban dan menghubungi temannya untuk membantu melarikan diri melalui pelabuhan Tanjungpinang,” jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.

“Pada tanggal 14 Januari 2021 HSL mencoba untuk menjual barang-barang milik korban di Pasar Jodoh, Kota Batam. HSL mendatangi saksi dalam hal ini pedagang barang bekas di Pasar Jodoh. Saksi membeli 1 buah handphone dari tersangka yang merupakan milik korban inisial RM,” tutur Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.

“Tim gabungan mendapatkan informasi tentang keberadaan HSL dan melakukan pengejaran serta pencarian yang akhirnya pada 14 Januari 2021 pukul 21.00 WIB tim berhasil melakukan penangkapan terhadap HSL di Pasar Induk/Pasar Pagi, Lubuk Baja, Kota Batam,” ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.

Tim gabungan berhasil mengamankan barang bukti 1 unit handphone merk Oppo, 1 helai seprai warna hitam motif garis warna warni, 1 helai selimut warna pink, 1 bra warna krem, 1 helai celana dalam warna merah, 1 helai jaket hotdie warna pink dan sebilah pisau dapur dengan gagang warna hitam les putih.

“Adapun pasal yang dipersangkakan adalah Pasal 340 dan atau pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal hukuman mati atau selama-lamanya 15 tahun penjara,” tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.

(Sumber: Humas Polda Kepri)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker