Seputar Kepri

44 Orang Penggiat Koperasi se- Bintan Ikuti Diklat Kompetensi Penyusunan Laporan Keuangan KJK-KJKS

Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian Kabupaten Bintan, Supriyono, SE, M. Si saat memberikan sambutan pada pembukaan Diklat Kompetensi Penyusunan Laporan Keuangan KJK-KJKS di Hotel Badhra & Convention, Toapaya-Bintan. (Foto: Ist)

PRIMETIMES.ID, BINTAN,
Dalam rangka meningkatkan wawasan, keterampilan dan kompetensi para penggiat koperasi sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi sehingga keuangan koperasi berjalan tertib dengan Sistem Akuntansi Keuangan (SAK) Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP), Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bintan melaksanakan Diklat Kompetensi Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi Jasa Keuangan-Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJK-KJKS).

Diklat Kompetensi Penyusunan Laporan Keuangan KJK-KJKS ini akan berlangsung selama 4 hari, 9-12 November 2020 dan diikuti oleh 44 orang penggiat koperasi yang terdiri dari unsur pengurus, pengawas dan pengelola koperasi dilaksanakan di Hotel Badhra & Convention, Jl. Wisata Bahari, KM. 25-Kelurahan Toapaya Asri, Toapaya, Bintan, Senin (9/11/2020).

Kabid Koperasi Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bintan saat menyampaikan laporan pelaksanaan Diklat Kompetensi Penyusunan Laporan Keuangan KJK-KJKS. (Foto: Ist)

Kabid Koperasi pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Bintan, Slamet Riyadi, S. Sos, M. Si dalam penyampaian laporan pelaksanaan Diklat tersebut mengatakan bahwa maksud diadakannya diklat ini adalah untuk meningkatkan kinerja pegelola koperasi.

“Selain untuk meningkatkan daya saing pengelola KSP/KSPS dalam perekonomian global, maksud yang paling penting adalah agar pengelola koperasi dapat mengelola koperasinya secara profesional dan berstandar Akuntansi SAK-ETAP,” ujarnya.

Pemateri dan narasumber dari Lembaga Diklat Profesi (LDP) Cendekia-Solo, Ahmad Giyarso, SE saat memasang name tag peserta diklat secara simbolis. (Foto: Ist)

Ia juga berharap agar tahun depan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bintan dapat membantu menyiapkan aplikasi akuntansi keuangan koperasi untuk mempermudah para pengelola koperasi dalam menyusun laporan keuangan dengan cepat, tepat dan akuntabel.

Sementara itu, Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian Kabupaten Bintan, Supriyono, SE, M. Si dalam sambutannya mengatakan bahwa sebagai soko guru perekonomian nasional, koperasi mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat dan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

“Koperasi akan memberikan kontribusi yang cukup besar pada negara untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, karena koperasi mampu membuka kesempatan kerja secara mandiri,” ujarnya.

Para peserta diklat antusias mengikuti materi diklat yang disampaikan oleh narasumber Ahmad Giyarso, SE. (Foto: Ist)

Ia berharap, koperasi di Bintan tidak hanya bergerak di bidang simpan pinjam saja, namun juga di bidang usaha produktif lainnya. “Kita harap agar koperasi yang ada di Bintan dapat menggerakkan anggotanya di bidang  lainnya untuk memenuhi kebutuhan anggota,” terangnya.

Dalam pelaksanaan diklat yang diikuti oleh para penggiat koperasi yang tersebar di 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Bintan ini, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bintan kembali mendatangkan tenaga pengajar yang sangat profesional dari Lembaga Diklat Profesi (LDP) Cendekia, Solo.

Para peserta diklat ini mengikuti materi-materi penting tentang keuangan koperasi yang meliputi: Teori Penyusunan Laporan Keuangan, Praktek Penyusunan Laporan Keuangan serta pengurusan izin usaha koperasi melalui Online Single Submission (OSS).

(BUNG MANURUNG)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker