Ekonomi

Pengurus Koperasi se- Bintan Ikuti Diklat Manajemen SDM Koperasi Berbasis Kompetensi

PRIMETIMES.ID, BINTAN,
Pengurus koperasi se- Kabupaten Bintan mengikuti Diklat Manajemen SDM Koperasi Berbasis Kompetensi Bagi Juru Buku KJK-KJKS yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bintan di Badhra Resort Convention, Jl. Wisata Bahari KM. 25, Toapaya, Bintan, Rabu (4/11/2020).

Plt Kadis Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bintan, Supriyono, SE, M. Si yang diwakili oleh Kabid Koperasi, Slamet Riyadi, S. Sos, M. Si mengatakan bahwa maksud diadakannya diklat tersebut adalah untuk meningkatkan kinerja pengelola koperasi.

“Agar pengelola koperasi khususnya Koperasi Simpan Pinjam (KSP) maupun Koperasi Simpan Pinjam Syariah (KSPS) dapat mengelola koperasinya secara profesional dan berstandar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP),” ujarnya.

Selain hal tersebut, lanjutnya, diklat ini juga bermaksud untuk meningkatkan daya saing pengelola KSP/KSPS dalam perekonomian global.

“Dan yang tak kalah penting adalah untuk mengantarkan peserta diklat mengikuti uji kompetensi untuk persiapan menjadi pengelola yang kompeten dan memiliki sertifikat kompetensi,” tambahnya.

Kewajiban untuk memiliki sertifikat kompetensi bagi pengelola koperasi, sambungnya, adalah sesuai dengan tuntunan Peraturan Menteri (Permen) No. 15 dan 16 tahun 2015 bahwa pengelola KSP/KSPS wajib memiliki sertifikat kompetensi.

Dalam pelaksanaan diklat yang diikuti oleh perwakilan pengurus, pengelola dan pengawas koperasi yang tersebar di 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Bintan ini, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bintan mendatangkan tenaga pengajar yang sangat profesional dari Lembaga Diklat Profesi (LDP) Cendekia, Solo.

Dalam pantauan media ini, para peserta diklat mengikuti materi-materi penting tentang keuangan koperasi, di antaranya: Teori Penyusunan Laporan Keuangan, Praktek Penyusunan Laporan Keuangan serta Pengurusan Izin Usaha bagi koperasi melalui Online Single Submission (OSS).

“Semoga melalui diklat ini, program kerja pemerintah dalam peningkatan keterampilan dan keahlian pengelola atau pengurus koperasi dapat tercapai dengan baik. Hai ini juga sekaligus menyelesaikan permasalahan yang ada di koperasi masing-masing dan kemudian dapat dicarikan solusi yang paling tepat,” pungkas Slamet Riyadi.

Untuk diketahui, diklat manajemen SDM koperasi berbasis kompetensi ini direncanakan berlangsung selama 4 hari dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

(BUNG MANURUNG)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker