Nusantara

Kecelakaan Tunggal, Iwan Dan Keluarganya Langsung Ditolong Anggota TNI

PRIMETIMES.ID, SEKADUYAN TAKA,
Anggota Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 623/BWU mengevakuasi korban kecelakaan tunggal lintas di Desa Sekaduyan Taka, Kabupaten Nunukan, Kamis (18/6/2020).

Sopir mobil yang mengalami kecelakaan tunggal tersebut diketahui bernama Iwan (42 thn) warga Kanduangan. Saat itu Iwan melaksanakan perjalanan dari arah Malinau hendak menuju Kanduangan dalam rangka menjemput keluarga.

“Saya beserta 2 rekan saat itu melintas melihat kejadian kecelakaan tunggal tersebut langsung memberikan pertolongan pertama,” terang Doni Siregar, seorang warga yang melintas.

“Mengetahui lokasi kejadian tidak jauh dari pos, langsung saja saya melaporkan kejadian tersebut kepada anggota Pos Gabma Simanggaris,” tambahnya.

Prada Roziki yang bertugas jaga Pos Dalduk setelah menerima laporan, selanjutnya laporan dilanjutkan kepada Danki Kapten Inf Yunior Noldi Mentahang.

Setelah mengetahui laporan, Kapten Inf Yunior Noldi memerintahkan tenaga medis beserta anggota pos dipimpin Bintara Kesehatan (Bakes) Sertu Jeasi Eka Purnama menuju tempat kejadian kecelakaan.

Benar saja. Sebagaimana laporan Doni Siregar, kecelakaan tunggal yang dialami mobil sudah menabrak gundukan tanah itu membawa banyak penumpang.

“Tidak pikir panjang personil Satgas Pamtas langsung mengevakuasi korban dan dibawa ke pos untuk mendapatkan penanganan medis,” ungkapnya.

Kronologisnya kecelakaan tunggal terjadi karena mobil yang dikendarai oleh Iwan bersama keluarganya, saat belokan tiba-tiba mobil hilang kendali karena jalan licin.

Saat itu pula sopir langsung banting setir dan menepis ke kiri jalan. Mobil langsung melompat sebanyak 4 kali dan menabrak gundukan tanah.

Dari hasil pemeriksaan tenaga kesehatan, Sertu Jeasi Eka Purnama, korban mengalami banyak luka.

“Pak Iwan (42 thn) lecet dibagian bibir, Irwan (36 thn) memar di punggung, Jumardi (29 thn) luka sobek di tangan dan luka lecet di lutut, Nurdin (50 thn) luka lecet bagian pelipis, luka sobek di bahu kiri dan kanan, Dewi (25 thn) luka lecet di siku dan lutut, Akbar (9 thn) memar di pipi, Faisel (7 thn) luka lecet dibagian pelipis, Adam (3 thn) pipi memer, dan Zulfikar (8 thn) hanya syok ringan,” ujarnya.

Sementara para korban istirahat di pos Gabma Simanggaris sambil menunggu jemputan dari pihak keluarga.

“Terima kasih kepada anggota pos Gabma Simanggaris yang sudah memberikan pengobatan kepada keluarga kami,” ungkap Iwan.

Sementara itu Sertu Jeasi Eka Purnama mengimbau kepada korban, kejadian tersebut menjadi pelajaran agar lebih berhati-hati dalam berkendara.

“Apalagi membawa banyak penumpang,” pungkasnya.

Danki SSK 2 Kapten Inf Yunior Noldi juga mengatakan kepada semua anggotanya, kejadian tersebut bisa terjadi pada siapa saja.

“Sehingga harus menjadi pelajaran untuk semua agar lebih berhati-hati saat berkendara,” ujarnya.

Menurutnya, yang terpenting adalah memeriksa kondisi kendaraan sebelum berpergian.

“Saya selalu menekankan kepada jajaran, kemana pun pergerakan personil faktor keamanan adalah yang utama. Karena dengan kita aman, maka kita dapat selalu melaksanakan tugas dengan baik dan menolong orang lain,” ujarnya.

(Sumber: Puspen TNI)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker