Seputar Kepri

Kiprah Ladokgi Diskesal Terhadap Crew Awak Pesud Di Lanudal Tanjungpinang

PRIMETIMES.ID, TANJUNGPINANG,
Prajurit Tentara NasionaI Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) sebagai garda terdepan pertahanan dan keamanan aspek laut Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan luasnya lautan dan ribuan pulau di dalamnya, menjadikan aktivitas setiap prajuritnya memiliki resiko sangat tinggi.

Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Tanjungpinang dengan Komandan Letkol Laut (P) Dani Achnisundani S.H., M. Tr. Hanla menyadari akan hal tersebut.

“Kita sebagai salah satu satuan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut di bawah Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal), sangat menyadari betul akan hal itu”, ujarnya.

“Dengan adanya kegiatan Pengambilan Data Gigi Antemortem kepada seluruh Personel Lanudal Tanjungpinang dan Crew Awak Pesud di Gedung Olah Raga (GOR) Lanudal Tanjungpinang, Rabu (25/09/2019), oleh Tim Lembaga Kedokteran Gigi (Ladokgi) TNI Angkatan Laut RE Martadinata Diskesal Jakarta dengan diketuai oleh Mayor Laut (K) drg. Snataka Pribadi, Sp.KG yang bekerja sama dengan Poli Gigi Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (Rumkital) dr. Midiato Suratani dan Dinas Kesehatan (Diskes) Lantamal IV serta dibantu Balai Pengobatan (BP) Lanudal Tanjungpinang, sebagai bentuk perwujudan dukungan dan fungsi pelayanan Lanudal Tanjungpinang terhadap program komando atas melalui Diskesal,” tegas Letkol Dani.

Lebih lanjut disampaikan pentingnya data gigi antemortem bagi setiap prajurit di samping karena dalam setiap aktivitasnya memiliki resiko tinggi.

“Juga karena apabila di kemudian hari ada sesuatu hal yang berhubungan dengan pengambilan data forensik akan lebih mudah. Selain itu juga sebagai data yang bisa dijadikan dasar untuk kepentingan dinas,” tutupnya.

Sementara itu, Mayor Laut (K) drg. Snataka Pribadi, Sp.KG sebagaimana Dokter TNI lainnya sebagai penyelamat di medan tugas dan sudah banyak berkiprah di berbagai penugasan selaku Ketua Tim Ladokgi Diskesal, mengatakan bahwa gigi merupakan data primer/komponen penting dalam pemeriksaan antemortem.

“Karena struktur gigi memiliki ciri khas tersendiri sehingga dapat mempermudah kelancaran pengidentifikasian,” sebutnya.

Di samping itu, Data gigi bisa dijadikan dasar untuk kepentingan dinas dalam pengambilan jenazah yang mengalami musibah di manapun berada.

“Karena setiap ras, baik itu kaukasia maupun mongolia memiliki susunan gigi yang berbeda,” tegas Snataka.

Senada dengan hal itu, Kepala Balai Pengobatan (Ka BP) Lanudal Tanjungpinang yang merupakan seorang dokter Srikandi Laut kebanggaan Lanudal Tanjungpinang Lettu Laut (K/W) dr. Merrynta mengatakan: “Sebagaimana perintah Danlanudal Tanjungpinang, kami menjalankan fungsi pelayanan dengan sebaik-baiknya setiap kebutuhan dan keperluan untuk kelancaran proses pengambilan data gigi antemortem oleh Tim Ladokgi Diskesal,” ucapnya.

(Pen Lanudal Tanjungpinang).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker