Ekonomi

Gibson Ajak Petani Landak Bangun Koperasi Untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Gibson Manurung (berkemeja putih) bersama beberapa buruh sawit Landak, Kalbar. (Photo: Bung Manurung)

PRIMETIMES.ID, NGABANG,
Untuk meningkatkan kesejahteraan, Gibson Manurung (41 thn) mengajak para petani di Kabupaten Landak untuk membangun koperasi.

Dengan gigih pria berkacamata yang juga penggiat dan pemerhati koperasi asal Tanjungpinang ini menghimpun calon anggota untuk bergabung menjadi anggota koperasi.

Suasana rapat anggota pembentukan koperasi. (Photo: Bung Manurung)

“Rata-rata adalah kaum ibu yang kebetulan suaminya adalah petani dan sebagian buruh sawit. Kita sosialisasi dan beri pemahaman tentang koperasi. Sekitar 21 orang ikut bergabung dan membentuk koperasi,” ujarnya penuh semangat kepada media primetimes.id, Senin, (05/08/2019).

Hal tersebut berawal dari keprihatinan dirinya yang melihat langsung kesulitan ekonomi yang dialami para petani tersebut.

“Kita melihat secara umum kesulitan yang mereka dihadapi. Turunnya harga jual TBS sawit akhir-akhir ini berdampak pada penurunan pendapatan mereka yang signifikan. Mereka kebanyakan adalah buruh sawit. Berangkat dari keprihatinan itu, kita bergerak dan mengajak mereka untuk berkoperasi,” katanya.

Usai penyuluhan dan rapat anggota koperasi. (Photo: Bung Manurung)

Didampingi oleh Gibson, seluruh calon pengurus koperasi tersebut kemudian mengundang pihak Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Landak, Kalimantan Barat untuk memberikan penyuluhan perkoperasian kepada mereka dan sekaligus mengadakan rapat anggota untuk pertama kalinya.

“Kita berikan penyuluhan dan pemahaman tentang apa dan bagaimana koperasi itu, dengan harapan seluruh anggota itu nantinya memahami tujuan mereka mendirikan koperasi,” ujar Kasi Bina Koperasi Diskumindag Kabupaten Landak, Brian.

Brian mengatakan bahwa pihaknya senantiasa akan melakukan pendampingan dan penyuluhan terhadap koperasi-koperasi yang baru berdiri sebagai bagian dari tugas pokok dan fungsi mereka.

“Terutama pada pengurusan segala legalitas koperasi. Kita ingin semua berjalan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Dalam kesempatan rapat anggota tersebut, seluruh anggota sepakat untuk menyerahkan simpanan pokok dan simpanan wajib sebagai modal awal koperasi yang didirikan.

“1,5 juta rupiah per orang untuk simpanan pokok dan 25 ribu rupiah per orang untuk simpanan wajib. Simpanan wajib dibayar setiap bulannya,” kata Gibson.

Koperasi yang didirikan ini telah memiliki kantor unit pelayanan anggota di Jalan Mungguk, Ngabang, Kalimantan Barat.

(BUNG MANURUNG)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker