Ketika Hati Telah Memilih, Tekadku Pengabdian Terbaik
(Penulis: Gibson Manurung)

PRIMETIMES.ID,
Pria itu mendorong dan memarkirkan motornya di halaman sebuah bangunan sederhana di dekat gerbang utama Jalan Darussalam, Tanjungpinang. Setelah sejenak merapikan pakaian dinas yang dikenakannya, sejurus kemudian ia memasuki bangunan berdinding papan tersebut dengan langkah yang mantap.
“Tolong bangku-bangku dan meja ini kita susun dengan rapi di depan, Bro,” ujarnya kepada para pemuda dan warga lainnya yang sudah datang menyusulnya.
“Siap, Pak,” ujar mereka sembari segera melakukan apa yang diminta pria tadi. Sesekali terdengar canda tawa mereka tatkala sosok pria tadi mengeluarkan bayolan-bayolan segarnya. Terlihat bahwa keakraban mereka sangat kental terasa.
“Kita bersama warga Kelurahan Bukit Cermin sedang mengadakan silaturahmi di Pos Bhabin ini dalam ” Besembang Bercerite Kamtibmas Polsek Tanjungpinang Barat Bersama Masyarakat”. Dalam acara ini kita juga mengadakan makan bersama sebagai wujud syukur atas sinergi yang tercipta antara Bhabinkamtibmas dengan masyarakat selama ini,” ujar pria tersebut kepada penulis, Sabtu, (29/06/2019).

Ya, adalah sosok Aiptu Agus Depiandi. Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Kelurahan Bukit Cermin, Tanjungpinang Barat. Anggota polisi humanis berkumis tebal nan manis ini dikenal sangat berdedikasi tinggi dan juga akrab dengan masyarakat. Hari-harinya ia baktikan untuk membina masyarakat agar tercipta kondisi yang menguntungkan bagi pelaksanaan tugas Polri di Kelurahan Bukit Cermin.
“Beliau ini sangat dekat dengan masyarakat. Rajin membantu warga yang sedang mengalami kesusahan, mengunjungi dan membantu perobatan warga yang sedang sakit serta mengayomi masyarakat,” ujar Marcum, Ketua RT 06/ RW 05, Kelurahan Bukit Cermin, Tanjungpinang Barat.

Hal senada juga dilontarkan oleh Ketua RW 05, Kelurahan Bukit Cermin, Tanjungpinang Barat, Jojok Sutrisno. Menurutnya, sosok Bhabinkamtibmas Aiptu Agus Depiandi tidak tergantikan di hati warga. Sosok tersebut menjadi panutan di masyarakat, tua maupun muda.
“Beliau memiliki kinerja yang luar biasa. Saya kira Beliau ini dapat menjadi contoh bagi Bhabin-bhabin lainnya karena dapat bermasyarakat dengan baik. Kepolisian tanpa rakyat tidak akan dapat berbuat banyak. Kepolisian bermitra dengan masyarakat dalam kamtibmas. Dan itu Beliau lakukan dengan nyata,” katanya dengan raut wajah terharu.
Sinergi yang tercipta antara Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Cermin bersama warga ini pun diapresiasi positif oleh pemerintah. Sederet penghargaan atas sinergi tersebut pun berhasil diraih.
“Hasil jerih payah dan kerjasama kami mendapat penghargaan dari Kapolda, Gubernur, Walikota dan dinas terkait lainnya. Untuk kategori lingkungan RW terbaik standar register nasional, kami yang terbaik. Itu semua karena antusiasme dari warga yang ingin merubah setiap saat baik perilaku maupun lingkungan. Alhamdulillah, kami menjadi RW percontohan sejak tahun 2005 hingga kini,” lanjutnya.
Kelurahan Bukit Cermin menjadi yang terbaik di Tanjungpinang dalam hal ketahanan pangan, kelurahan siaga, kelurahan sakinah, kelurahan madani hingga warga tanggap api yang baru terbentuk dan juga warga tanggap bencana.
“Itu semua hasil kerja keras tiada henti dengan kepolisian, dalam hal ini Bhabinkamtibmas. Keberhasilan itu tidak bisa diraih oleh masyarakat sendiri, tapi kolaborasi antara Masyarakat, RT, RW serta ditopang oleh Bhabinkamtibmas,” kata Ketua RW yang terkenal dengan sebutan “Ketua RW Gaul” ini.
Ketua RW 05, Kelurahan Bukit Cermin ini berharap agar Aiptu Agus Depiandi segera dinaikkan pangkatnya mengingat segala sumbangsih yang telah dilakukannya di tengah masyarakat Bukit Cermin.
“Kami tidak ingin dan tidak rela jika Aiptu Agus Depiandi dipindahkan dari kelurahan kami ini. Kami ingin Beliau tetap menjadi Bhabinkamtibmas di sini. Kecuali Beliau dipindahkan karena pangkatnya dinaikkan. Dan kami semua berharap agar Beliau segera naik pangkat. Beliau telah banyak berbuat dan sangat berjasa di mata dan hati kami,” katanya.
Menurut Ketua RW yang masa kecilnya banyak dihabiskan di Cirebon, Jawa Barat ini, ada hal yang membanggakan dari masyarakat Kelurahan Bukit Cermin, Tanjungpinang Barat ini. Kampung ini dulu sangat terkenal dengan tindakan yang melanggar hukum. Namun tidak demikian sekarang ini. Kampung ini berhasil merubah “wajah” nya menjadi bersih dan jauh dari tindakan melawan hukum.
“Kampung kami ini dulu dikategorikan “bendera hitam” karena adanya pembunuh, peruda paksa, ranmor dan jambret. Tapi sekarang, berkat kerjasama dengan Bhabinkamtibmas itu semua berubah. Bahkan mereka yang pernah berbuat tindakan melawan hukum tersebut menjadi warga yang bisa menjadi contoh bagi warga yang lain. Mereka menjadi pendonor darah yang aktif. Dalam catatan kami sudah ada 50 orang peserta aktif,” katanya.

Dari testimoni Ketua RW ini juga diketahui bahwa Aiptu Agus Depiandi kerap kali menemani para peronda malam hingga dini hari.
“Bahkan Beliau sering tidur di pos ronda yang berada di dekat SMP yang di Jalan Borobudur itu demi ikut melaksanakan ronda malam dan memastikan bahwa kamtibmas terjaga dengan baik,” tuturnya.
Seperti diketahui bersama bahwa di Kelurahan Bukit Cermin ini banyak sekali fasilitas umum yang tingkat keamanannya harus selalu terjaga.
“Di sini ada tiga gereja, dua masjid, dua mushalla, dua sekolah, dua tanki air dan satu tower. Itu semua Beliau pastikan keamanannya selalu terjaga. Karena itu Beliau selalu turun memastikan langsung hal tersebut,” paparnya.
Aiptu Agus Depiandi sendiri sangat mengapresiasi seluruh warga yang telah bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas di Kelurahan Bukit Cermin dapat terjada dengan baik. Ia menilai bahwa dirinya bukanlah “aktor utama” dalam keberhasilan itu. Ia hanya bagian dari keberhasilan itu bersama seluruh komponen masyarakat.

Bagi Sang Aiptu ini, semua yang ia lakukan itu adalah manifestasi dari pengabdiannya sebagai anggota Polri. Suami dari Andi Jusnawati ini mengakui bahwa api semangat berbakti dan berbuat yang terbaik sebagai Bhabinkamtibmas dan juga sebagai anggota Polri ini selalu bergelora di relung hatinya berkat dukungan yang luar biasa dari isteri dan anak-anaknya.
“Isteri dan anak-anak saya sangat mendukung tugas-tugas saya. Sebagai seorang isteri yang bersuamikan Bhabin, ia sangat dekat dengan masyarakat di sini, terutama dengan kalangan ibu-ibu. Ia dapat berbaur dengan mereka. Berbagi pengalaman dan mencari solusi bersama atas masalah-masalah yang timbul di ibu-ibu tersebut,” ujar lulusan SPN Pekanbaru angkatan 97/98 ini.
Ia juga tidak menampik apa yang sudah dilakukannya di masyarakat Kelurahan Bukit Cermin. Dengan rendah hati dirinya membeberkan aksi nyata yang sudah dilakukannya. Di antaranya menyelesaikan konflik keluarga yang terjadi di masyarakat, berbagi sembako, membantu warga yang sakit, sosialisasi bahaya narkoba dan juga kamtibmas tentunya.
“Selama hampir tiga setengah tahun sebagai Bhabin di sini, banyak suka duka yang saya alami. Sering pulang ke rumah hingga dini hari. Baru mau tidur, sudah ada yang menelepon untuk segera ke pos bhabin karena ada permasalahan yang harus diselesaikan di tengah warga. Tetapi itu semua dapat kita lalui karena itu adalah tugas dan pengabdian kita. Hati ini telah memilih, tekadku pengabdian terbaik untuk keluarga, masyarakat, bangsa dan negara tercinta, NKRI,” ujar polisi ini dengan tegas dan mantap.
Di dinding ruangan Pos Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Cermin ini, sederet piagam penghargaan dan sertifikat tergantung sederhana. Piagam dan sertifikat tersebut di antaranya Penghargaan dari Pemerintah Kota Tanjungpinang atas Pengabdian dan Dedikasinya Sebagai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Sertifikat Pelatihan Fungsi Teknis Binmas Polres Tanjungpinang tahun 2016.
Itu semua merupakan bukti bahwa hasta karya dari seorang Aiptu Agus Depiandi benar-benar nyata di masyarakat. Kita berharap bahwa “Agus-Agus” Polri lainnya akan senantiasa ada di masyarakat. Demi kejayaan bangsa dan negara.
“Selamat HUT BHAYANGKARA Ke-73”.



