Seputar Kepri

Proyek Gurindam 12 “Makan” Korban Dua Pekerja, Manajemen Enggan Bersuara

Proyek Gurindam 12 (Foto : Beto)

PRIMETIMES.ID, Tanjungpinang-Meninggalnya dua pekerja proyek Gurindam 12, yang sedang melakukan pemancangan tiang depan Teluk Keriting menyimpan sejumlah teka-teki. Pasalnya dua nyawa pekerja yang melayang itu akibat kecelakaan kerja terkesan ditutup-tutupi, Rabu, (26/06/2019)

Kedua pekerja tersebut meninggal saat melakukan pekerjaan di salah satu Kapal Tongkang yang berada di depan Teluk Keriting dalam tenggang waktu yang tidak bersamaan.

Manajemen proyek, Sukma yang dikonfirmasi terkait dengan peristiwa ini juga enggan menjelaskan kronologis peristiwa tersebut dan mengaku telah diklarifikasi oleh dinas terkait. Ia irit berbicara ketika ditanyakan kronologi meninggalnya dua pekerja tersebut.

“Kalau masalah itu (meninggalnya dua pekerja, red) rasanya sudah diklarifikasi oleh dinas terkait pak, jadi kalau saya tidak salah, rekan-rekan media juga sudah tahu. Tak perlu saya informasikan lagi lah,” kata Sukma ketika dikonfirmasi.

Sementara disinggung terkait dengan tingkat keselamatan kerja, ia mengatakan bahwa pihaknya telah memperingatkan kepada pekerja dan memberlakukan peningkatan standart keselamatan kerja.

“Kalau masalah itu, (keselamatan kerja, red) jelas pertama kita sudah memberikan peringatan, kedua nantinya standart keselamatan akan kita tingkatkan,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Provinsi Kepri, Abu Bakar, belum berhasil dikonfirmasi terkait persolan tersebut. Pesan singkat yang dikirim melalui WhatsApp nya belum direspon.

Sementara itu, Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Firuddin yang dikonfirmasi terkait peristiwa meninggalnya dua pekerja proyek Gurindam 12 ini belum memberikan penjelasan.

“Saya cek dulu,” ujar Firuddin ketika dikonfirmasi terkait kronologi peristiwa tersebut.

(Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker