Sumur Kering, Warga Desa Sumpat Darat Manfaatkan Mata Air Di Hutan

PRIMETIMES.ID, BINTAN,
Akibat kemarau yang berkepanjangan, warga Desa Sumpat Darat, Bintan, kesulitan mendapatkan air bersih untuk air minum, mencuci dan mandi. Warga terpaksa memanfaatkan air yang bersumber dari mata air yang ada di hutan maupun kebun milik warga.
“Perigi kami sudah lama kering karena tidak pernah turun hujan. Kami warga Sumpat Darat terpaksa mengambil air untuk kebutuhan kami dari mata air di hutan kecil ini,” kata Daud (48 thn) warga Sumpat Darat kepada primetimes.id, Kamis, (07/03/2019).
Warga mengaku bahwa hingga saat ini belum ada bantuan dari pemerintah maupun instansi terkait untuk mengatasi kesulitan mereka dalam mendapatkan air.
“Kami mohon bantuan pemerintah untuk menyediakan air bersih untuk kami sesegera mungkin. Hingga saat ini bantuan belum ada,” ujarnya lagi.
Menurut warga, si pemilik hutan kecil yang berfungsi sebagai kebun karet itu tidak merasa keberatan jika warga mengambil air dari mata air miliknya.
“Yang punya kebun ini Ahwa. Dia tidak keberatan kalau warga mengambil air dari sini. Malah Ahwa mempersilahkan siapa saja yang mau mengambil air di sini,” tutupnya.
(GIBS)



