Petrus M. Sitohang: Akan Lahir Pemimpin Masa Depan Dari SDN 006 Tanjungpinang Barat

PRIMETIMES.ID,
Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Fraksi PDI Perjuangan, Petrus Marulak Sitohang mengatakan bahwa pemimpin masa depan lahir dari anak-anak didik yang rajin belajar.
“Saya sangat yakin. Akan lahir pemimpin besar dari SDN 006 Tanjungpinang Barat ini yang akan memimpin negeri ini ke depannya. Syaratnya harus rajin belajar, hormat pada guru dan orang tua. Niscaya kalian akan dapat menggapai semua yang kalian cita-citakan,” kata Petrus di hadapan sekitar 230 murid SDN 006 Tanjungpinang Barat saat menjadi Inspektur Upacara pada Senin, (11/02/2019).
Dalam kesempatan tersebut Petrus juga mengingatkan para murid SDN 006 Tanjungpinang Barat untuk tetap dapat memanfaatkan gadget untuk hal-hal yang positif.
“Bagi kalian yang memiliki gadget hendaknya dapat mempergunakannya untuk hal-hal yang berguna. Kalian dapat menambah ilmu pengetahuan dengan memanfaatkan teknologi yang ada di gadget kalian. Kalian bisa belajar sesuatu lewat Wikipedia maupun Google. Jangan hanya main game saja. Itu membuat kalian malas belajar,” tambah Petrus.
Petrus juga menyemangati murid-murid yang mengikuti upacara bendera tersebut.
“Barrack Obama juga dulu mengalami masa-masa seperti kalian. Obama mengalami masa-masa sulit saat bersekolah karena sering ditinggal-tinggal oleh orang tuanya. Tapi dengan semangat belajar yang tinggi, dia bisa menjadi Presiden Amerika. Kalian juga bisa seperti itu. Jangan pernah takut untuk bercita-cita,” kata Petrus yang disambut gegap gempita tepuk tangan para murid.
“Sekolah adalah jalan menuju harapan yang lebih baik. Belajar itu Sakit tapi buahmya manis,” ujar Petrus.
Usai upacara bendera, Petrus Marulak Sitohang berdialog dengan para guru SDN 006. Salah seorang tenaga guru honorer mengungkapkan keluhannya yang belum diangkat menjadi PNS. Petrus pun menampung keluhan tersebut dan berjanji akan menyampaikannya kepada instansi terkait.
“Saya akan sampaikan kepada instansi terkait mengenai hal tersebut. Sudah selayaknya memang tenaga pengajar honorer yang sudah mengabdi lama untuk diangkat menjadi PNS,” kata Petrus.
(GIBS)




Mantap