Lis Darmansyah: Kepri Lahir dari Perjuangan, Pengorbanan, Keberanian, Kebersamaan dan Keteguhan Hati

PRIMETIMES.ID, TANJUNGPINANG-
Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H. bertindak sebagai pembina upacara pada peringatan Hari Jadi ke- 24 Provinsi Kepulauan Riau, yang dilaksanakan di Kantor Wali Kota, Kamis (24/9/2026).
Lis membacakan pidato Gubernur Kepri yang menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke- 24 Provinsi Kepri sebagai momentum untuk mengenang perjuangan para pendahulu, memperkuat persatuan, serta melanjutkan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dijelaskannya, program strategis Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau antara lain penataan dan pembangunan Museum serta Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, pengiriman 50 muballigh ke pulau-pulau terluar, bantuan rumah ibadah bagi 237 penerima manfaat, serta pemberian insentif bagi 13.348 guru TPQ, penyuluh agama non-PNS dan pemuka agama.
Selain itu, Pemprov Kepri juga melaksanakan pelayanan rumah singgah di Jakarta dan Batam, bantuan Jamkesda bagi 1.959 penerima manfaat, bantuan sarana dan prasarana sekolah, SPP gratis, sertifikasi sekolah vokasi dan transportasi siswa, serta beasiswa pendidikan bagi 1.212 mahasiswa Kepri.
Di bidang kesehatan dan perlindungan tenaga kerja, pemerintah memberikan bantuan pendidikan bagi 58 dokter spesialis dan subspesialis, serta subsidi BPJS Ketenagakerjaan bagi 9.200 petani dan 31.304 nelayan.
Dukungan terhadap sektor ekonomi masyarakat juga terus diperkuat melalui subsidi bunga atau margin 0 persen bagi 2.126 pelaku UMKM dengan nilai penyaluran mencapai Rp56,1 miliar. Sementara itu, Program Kepri Terang telah menjangkau 14.340 rumah tangga.
“Berbagai program tersebut turut mendorong capaian pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau pada triwulan II tahun 2026 tercatat sebesar 6,99 persen, pertumbuhan tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga secara nasional,” paparnya.
Untuk itu Pemprov Kepri memberikan apresiasi kepada Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dunia usaha, pers, serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan.
Lis menambahkan, pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi Kepri dan pemerintah kabupaten/kota. Perbedaan wilayah, kepentingan maupun pandangan tidak boleh menjadi penghalang untuk bekerja bersama menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Kemajuan tidak boleh membuat kita kehilangan akar. Kita ingin Kepri modern tanpa kehilangan adab, tanpa meninggalkan sejarah, serta tumbuh tanpa meninggalkan siapa pun,” katanya.
Pada usia ke- 24 Provinsi Kepri, Lis mengajak seluruh masyarakat mengingat perjuangan para pendahulu.
“Kepri lahir dari perjuangan, pengorbanan, keberanian, kebersamaan dan keteguhan hati. Karena itu, perjuangan pada masa kini harus diwujudkan melalui pembangunan, peningkatan kesejahteraan, pengurangan kemiskinan, pembukaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pemerataan pembangunan,” ujarnya.
Terakhir, atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang dan masyarakat, Lis mengucapkan tahniah atas Hari Jadi ke- 24 Provinsi Kepri.
“Semoga Kepulauan Riau semakin maju, masyarakat semakin sejahtera, pembangunan semakin merata, adat dan budaya tetap terpelihara, serta persatuan dan persaudaraan menjadi kekuatan utama kita,” tutupnya.
(Red)



