Kemarau Panjang, Polresta Tanjungpinang Distribusikan 50 Ton Air Bersih kepada Warga Terdampak
PRIMETIMES.ID, TANJUNGPINANG- Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan dan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang, Satuan Samapta Polresta Tanjungpinang bersama Bhabinkamtibmas serta RT/RW setempat melaksanakan pendistribusian air bersih kepada masyarakat di sejumlah wilayah Kota Tanjungpinang, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasat Samapta Polresta Tanjungpinang, AKP Adam Yulizar Sasono dan melibatkan sebanyak 15 personel.
Dalam kegiatan tersebut, Polresta Tanjungpinang mengerahkan satu unit mobil Water Cannon, satu unit mobil double cabin, serta satu unit mobil sedan patroli untuk mendukung proses pendistribusian air bersih kepada masyarakat.
Adapun lokasi pendistribusian air bersih meliputi Perumahan Tanjung Siambang RT 02/RW 01, Kampung Tanjung Setumu RT 03/RW 01, dan Kampung Sekatap RT 02/RW 05, Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari.
Selain itu, pendistribusian juga dilakukan di Masjid Al-Mubarokkah, Jalan Olahraga, Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur.
Kasat Samapta Polresta Tanjungpinang, AKP Adam Yulizar Sasono mengatakan secara keseluruhan, sebanyak 50 ton atau 50.000 liter air bersih didistribusikan kepada masyarakat di lokasi-lokasi tersebut.
“Kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat kondisi kemarau,” terang Kasat Samapta Polresta Tanjungpinang AKP Adam Yulizar Sasono.
Pihaknya berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak kekeringan dan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polresta Tanjungpinang untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat, serta membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kondisi kekeringan.
“Polresta Tanjungpinang berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi yang dapat berdampak terhadap kehidupan dan aktivitas masyarakat di wilayah Kota Tanjungpinang,” pungkasnya.
(Red)



