Seputar Kepri
Trending

Polresta Tanjungpinang dan Ojol Gelar Tahlilan dan Doa Bersama

PRIMETIMES.ID, TANJUNGPINANG-
Polresta Tanjungpinang menggelar doa bersama dengan para driver ojek online (Ojol) se- Kota Tanjungpinang di halaman Mapolresta Tanjungpinang, Rabu (3/9/2025) malam.

Dalam doa bersama ini tampak hadir tujuh perwakilan pengurus persatuan driver ojek online serta lebih kurang ratusan ojek online baik roda empat maupun roda dua.

Doa bersama driver ojek online bertujuan untuk meningkatkan rasa kebersamaan, silaturahmi, sekaligus mengirimkan doa untuk salah satu driver ojek online, Affan Kurniawan, yang meninggal dunia akibat insiden saat ada unjuk rasa di DPR RI beberapa waktu lalu.

“Kepergian almarhum meninggalkan luka yang sangat dalam bagi kami sebagai driver online di manapun berada. Kami memang tidak saling mengenal, tidak saling bersama disatukan oleh aspal,” jelas penasehat driver online, Albar.

Ia juga mengapresiasi seluruh mitra driver online, baik roda empat maupun roda dua dapat menahan diri dengan tidak melakukan aksi demo, khususnya di Tanjungpinang.

“Kami yakin dan percaya bahwa pihak kepolisian atau Bapak Kapolri ataupun pihak pemerintah yang diwakili Bapak Presiden akan bertindak tegas untuk para pelaku, demi terciptanya keadilan,” ungkapnya.

Albar berharap kepolisian dan pemerintah dapat memperhatikan para ojek online yang merupakan pejuang jalanan dalam menghidupkan keluarga.

“Kami di sini bekerja bukan mencari kekayaan. Kami bukan pengemis, hanya mencari sesuap nasi untuk kepentingan keluarga. Dengan harapan yang penuh, dengan semangat kami tidak minta pekerjaan dengan pemerintah, karena kami tahu pemerintah belum mampu membuka lapangan pekerjaan,” tuturnya.

Albar mengajak bersama-sama dewasa di dalam menyikapi segala permasalahan yang terjadi di lapangan, harus sesuai dengan koridor jangan berbuat kesalahan yang dapat mengganggu situasi kamtibmas yang kondusif di Tanjungpinang.

Ia menginginkan Polresta Tanjungpinang dapat membuka ruang kepada para driver ojol dalam sosialisasi tentang masalah hukum.

“Kami harap Kapolresta diberi sosialisasi tentang masalah hukum, baik narkoba, kriminal, maupun aturan lalu lintas, agar kami bisa memahami dan mengerti serta tidak tersenggol dengan hukum saat menjalankan orderan,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol. Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H menerangkan, doa bersama ini sebagai wujud merefleksikan kembali serta mendoakan almarhum khusnul khotimah.

Lanjutnya, kegiatan ini sebagai bentuk keprihatinan atas meninggalnya sejumlah orang di berbagai daerah atas peristiwa beberapa waktu lalu terjadi.

“Kita juga turut mendoakan mudah-mudahan almarhum khusnul khotimah, diterima amal ibadahnya oleh Allah subhanahu wa ta’ala, Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran serta keikhlasan,” ucapnya.

Kombes Pol. Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H mengungkapkan, ke depan seluruh aparat kepolisian dapat menjaga dan terus berkomunikasi dengan pekerja ojek maupun kelompok masyarakat lainnya.

“Ini sebagai program kita agar lebih baik. Dan kami meminta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi, terpancing dan terhasut dengan isu-isu yang tidak benar. Mari kita menjaga Kota Tanjungpinang tetap aman, tertib, tentram dan kondusif,” terang Hamam.

Menanggapi permintaan ojek online untuk memberikan edukasi sosialisasi tentang masalah hukum, Kapolresta Tanjungpinang menyampaikan, jajarannya akan melaksanakan sesuai dengan bidangnya masing-masing.

(Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker