Bhabinkamtibmas Gunung Lengkuas Ajak Interaksi ODGJ yang Kerap Buat Resah
PRIMETIMES.ID, BINTAN-
Peduli dengan warga binaannya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Lengkuas, Bripka Wahyudi Pratomo bersama dengan Kader Kesehatan Jiwa Kecamatan Bintan Timur menangani Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berinisal M (22 thn) yang sering membuat resah keluarga dan masyarakat.
Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo, S.I.K., M.M melalui Kasi Humas Polres Bintan Iptu Missyamsu Alson membenarkan bahwa M (22 thn) sudah lama mengalami gangguan jiwa.
“Saudara M mengalami ODGJ semenjak beberapa tahun lalu dan sudah lama ditangani oleh kader kesehatan jiwa dan sudah diberikan obat oleh tim,” kata Kasi Humas pada Kamis (23/5/2024).
Untuk perkembangan kesehatan M selalu dipantau oleh kader kesehatan jiwa bersama dengan Bhabinkamtibmas dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh petugas.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Lengkuas, Bripka Wahyudi Pratomo mengatakan bahwa M berada di kediaman warga di Jalan Lingkar Wacopek, Kecamatan Bintan Timur.
Dari informasi keluarga M, bahwa penyebab M mengalami ODGJ karena masalah keluarga sehingga menjadi bahan pikirannya.
“Awalnya M sehat-sehat saja, pada saat berumur 16 tahun ia bekerja sebagai buruh bangunan dan membeli sebuah handphone. Selanjutnya handphone yang dibeli dari hasil keringatnya bekerja dibawa oleh orang lain membuat M merasa kesal dan menjadi beban pikirannya,” terang seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.
Informasi yang digali oleh Bhabinkamtibmas, saat M kambuh selalu melakukan kekerasan terhadap keluarganya, terutama kepada ibunya dan selalu menanyakan tentang handphone miliknya.
“Informasi yang kita dapat, terkadang ibunya selalu mendapat kekerasan fisik dari M,” ujarnya.
Bripka Wahyudi Pratomo mengatakan bahwa M yang mengalami ODGJ semenjak tahun 2018 silam ketika masih berusia 16 tahun. Terkadang, di saat kambuh M mengamuk sehingga dapat membahayakan keluarganya yang sedang berada di rumah.
“Saudara M hanya dalam perawatan saja dan tidak diinapkan di Rumah Sakit Engku Haji Daud Tanjung Uban,” jelas Bhabinkamtibmas.
Saat ini M dirawat oleh orang tuanya di rumah dikarenakan obat penenang dan lainnya masih ada dan dalam jumlah banyak.
“Kami akan selalu mengawasi saudara M. Bila ada sesuatu yang terjadi, kami bersama tim kesehatan jiwa akan terjun ke lokasi untuk menenangkan M. Alhamdulillah dengan kami saudara M selalu menurut,” tutup Bripka Wahyudi.
(Red)



