Heroik, Prajurit Kopasgat Serda Olop Yeslon Sitanggang Gagalkan Tawuran Ratusan Siswa dan Geng Motor
PRIMETIMES.ID, MEDAN-
Aksi tawuran antara anak sekolah dan geng motor dengan jumlah ±100 orang terjadi di seputaran Namorambe, tepatnya di Pasar 3, Deli Serdang pada Sabtu (27/04/2024), sekira pukul 16.20 WIB.
Namun aksi tawuran tersebut berhasil digagalkan dan dibubarkan oleh prajurit tangguh dari satuan Wing Komando III Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI Angkatan Udara yang kebetulan lewat di lokasi tawuran tersebut.
Adapun kronologisnya, pada Sabtu tanggal 27 April 2024, Serda Olop Yeslon Sitanggang sedang belanja di toko pertanian yang berada di seputaran Namorambe.
Setelah selesai belanja, Serda Olop pulang. Namun di tengah perjalanan tepatnya di Pasar 3 Namorambe ia melihat tawuran anak sekolah yang menggunakan batu, celurit, samurai, petasan dan senpi rakitan dengan jumlah ±100 orang.
Dengan heroik, Serda Olop berhasil mengamankan geng motor dan siswa pelajar yang terlibat tawuran yang membawa senjata tajam tersebut.
Setelah beberapa waktu kemudian aparat desa, kepolisian dan Babinsa setempat datang membantu Serda Olop.
Dan tidak butuh waktu lama, dengan dibantu juga oleh masyarakat setempat akhirnya semua pelaku tawuran dapat diamankan.
Warga setempat sangat berterima kasih kepada Serda Olop Yeslon Sitanggang, karena sudah berhasil menangkap dan mengamankan para pelaku tawuran.
“Kami sangat takut karena mereka tawuran di jalanan yang mana jumlahnya banyak sekali. Begitu bapak itu (Serda Olop, red) lewat, kami teriak minta tolong. Kami juga tidak tau kalau bapak itu anggota Wing Komando III Kopasgat,” ucap salah satu warga, Sinaga.
Sementara Komandan Wing Komando III Kopasgat, Kolonel Pas Dili Setiawan, M.Si. (Han), mengungkapkan perasaan bangga dan apresiasi atas aksi heroik prajuritnya Serda Olop Yeslon Sitanggang, yang berhasil menggagalkan tawuran anak sekolah dan geng motor.
“Perlu diketahui bahwa wilayah Kota Medan akhir-akhir ini sering terjadi tawuran dengan menggunakan senjata tajam, di antaranya celurit, samurai dan sebagainya,” ujarnya.
Danwingko III Kopasgat berharap dan berpesan agar para orang tua lebih intens dalam pengawasan terhadap anak-anak mereka, baik saat di sekolah maupun pergaulan di luar sekolah.
“Diharapkan setidaknya dapat mengurangi kebiasaan buruk dengan ikut-ikutan tawuran,” tegas Danwingko III Kopasgat.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Kapolsek Namorambe, Kepala Desa dan pemerintah setempat kepada Wing Komando III Kopasgat, khususnya kepada Serda Olop Yeslon Sitanggang, karena sudah berhasil membubarkan, menggagalkan dan menangkap para pelaku tawuran yang sudah meresahkan warga.
Para pelaku tawuran sudah diserahkan ke Polsek setempat guna proses lebih lanjut.
(S: Pen Kopasgat)



