Nusantara

Penunggang Kuda Temukan Wilem Goyup Dalam Keadaan Meninggal Dunia

PRIMETIMES.ID, MERAUKE-
Setelah melalui proses pencarian selama 3 hari, tim SAR gabungan berhasil menemukan keberadaan Wilem Goyup, Sabtu (14/1/2023).

Tepat pukul 16.59 WIT, Wilem berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan yang menunggang kuda.

Korban ditemukan tergeletak di antara pepohonan dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi.

Titik lokasi temuan berjarak sekitar 3 KM dari titik terakhir dugaan korban hilang ke arah barat daya.

Saat ditemukan pertama kali oleh tim berkuda, setengah dari badan korban terendam air dengan posisi tengadah keatas.

Di sekitarnya memang hampir seluruhnya tertutup air dan hanya sedikit area yang tidak terendam air.

Proses evakuasi jenazah korban ke jalan raya cukup memakan waktu lama karena tim SAR gabungan harus memanggul korban yang sudah dimasukkan ke dalam kantung jenazah menembus rawa-rawa dan semak belukar. Tidak ada akses jalan yang memungkinkan kendaraan masuk hingga ke dalam hutan.

Jenazah korban kemudian dibawa menuju ke rumah duka untuk diserahkan ke pihak keluarga.

“Saya mengucapkan turut berduka cita untuk keluarga korban yang ditinggalkan,” ujar Supriyanto Ridwan, S.E selaku Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke saat ditemui di ruang kerjanya sore ini.

“Saya juga berterima kasih atas dukungan dan bantuan dari seluruh tim unsur potensi SAR baik itu keluarga korban, Babinsa setempat, Linmas dan seluruh masyarakat yang tergabung dalam tim SAR gabungan selama tiga hari ini. Semoga ke depan kerjasama kita semakin kuat lagi dan mampu memberi pelayanan SAR yang maksimal kepada masyarakat,” tutup Supriyanto.

Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR secara resmi dihentikan. Seluruh unsur terlibat kembali ke kesatuan masing-masing.

Sebelumnya telah diberitakan bahwa diduga hilang seorang pemburu atas nama Wilem Goyup (49 thn) di hutan Semangga. Sejak tanggal 10 Januari 2023 lalu belum kembali dari berburu. Kejadian naas tersebut dilaporkan oleh adik korban, Nikolaus ke Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke pada Kamis (12/1/2023).

Korban terakhir kali terlihat menggunakan baju berwarna coklat dan celana pendek sambil membawa peralatan berburu tradisional berupa anak panah dan busur.

(S: Basarnas Merauke)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker