Nusantara

Anak Seorang Gembala Sapi jadi Prajurit TNI AD

PRIMETIMES.ID, PALEMBANG-
Tidak kenal menyerah, Prada Muhammad Shabilla Alhaqim seorang anak kuli bangunan dari Bangka Barat berhasil mewujudkan cita-citanya menjadi prajurit TNI AD.

Hal itu disampaikan Kapendam II/Swj Kolonel Arh Saptarendra P, ST, MM dalam rilisnya, Palembang, Sumsel, Kamis (14/03/2024)

Diungkapkan Kapendam, Shabilla merupakan salah satu prajurit TNI AD yang dilantik di Rindam II/Swj dan berpangkat Prajurit Dua.

“Hari Rabu (13/04/2024), Shabilla dan 115 orang lainnya dilantik menjadi prajurit TNI AD berpangkat Prada oleh Kasdam II/Swj Brigjen TNI Ruslan Effendy, S.I.P.. Kebetulan, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Yanuar Adil ada kegiatan di Jakarta yang tidak bisa ditinggalkan yaitu rapat di BNPB dan Kementerian Pertanian,” ujar Sapta, pria lulusan Akmil 1996 itu.

Lanjut Sapta sampaikan, untuk menjadi tentara, Shabilla yang merupakan lulusan SMK jurusan mesin itu telah mengikuti seleksi 2 kali.

“Meski pernah gagal, berkah usaha yang gigih ditambah doa dan restu orang tua dia berhasil lulus seleksi dan mewujudkan cita-citanya menjadi abdi negara yaitu prajurit TNI AD,” tandas Sapta.

Diketahui ayah Shabilla bekerja serabutan. Jadi kuli bangunan dan gembala sapi di kampungnya. Sedangkan ibunya hanya ibu rumah tangga biasa.

Terpisah, Shabilla menyampaikan motivasinya untuk membanggakan orang tua dengan jadi tentara.

“Kami berasal dari keluarga yang sederhana menjadi keluarga abdi negara,” ujar Shabilla di samping ayahnya yang terlihat sesekali menyeka air mata.

Shabilla yang merupakan lulusan SMKN 2 Sragen itu menyampaikan, keinginannya jadi tentara karena inspirasi sejak dia kecil.

“Karena tentara itu gigih, tangguh dan pemberani. Sejak SD saya aktif organisasi supaya nanti terbiasa apabila ingin jadi tentara. Seperti kepramukaan, jadi bekal untuk daftar tentara. Saya terus memperbaiki kekurangan dan berlatih. Alhamdulillah, setelah mendaftar 2 kali saya lolos,” tegas pemuda usia 19 tahun itu.

Masih di tempat yang sama, Jumakir Ahmad Purwadi, ayah dari Shabilla sampaikan rasa syukur keluarganya atas pelantikan anaknya sebagai abdi negara.

“Karena dari dulu, saya ingin anak saya menjadi anak yang berguna bagi bangsa dan negara, agama serta keluarga,” ujar suami dari Nurniasih (40 thn) itu.

“Alhamdulillah hari ini, hari bersejarah bagi kami karena anak kami dilantik jadi abdi negara (tentara),” tambah pria berusia 44 tahun itu.

Kesederhanaan Jumakir terlihat dari sepatu yang digunakan, terlihat belum disol dengan baik. Dan jas yang digunakan juga dipinjam dari tetangganya .

“Semoga ke depan menjadi inspirasi bagi yang lain. Biarpun kami dari keluarga sederhana,” pungkasnya terbata-bata.

(S: Puspen TNI)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker